Ketika mahasiswa, saya ingin sekali menulis sebuah buku. Paling tidak menulis sebuah artikel di koran. Saya sudah banyak membaca buku. Termasuk membaca buku tentang cara menulis buku. Tiba waktunya untuk menulis sebuah buku, pikirku. Saya sudah mulai mengetik ide-ideku. Satu hari menghasilkan 2 halaman. Hari kedua bertambah menjadi 3 halaman. Hari keempat tidak bertambah, tetap tiga halaman. Hari kelima juga tetap tiga halaman. Satu minggu kemudian tidak berubah. Satu bulan berlalu tidak berubah. Satu tahun berlalu saya mulai kendur dengan keinginanku menulis sebuah buku.
Tahun 2001 adalah tahun terindahku. Saya berhasil menulis sebuah buku. Buku sederhana setebal sekitar 218 halaman. Buku ini saya beri judul Quantum Quotient: Cara Praktis Melejitkan IQ, EQ, dan SQ yang Harmonis. Terima kasih kepada rakyat Indonesia. Buku Quantum Quotient mendapat sambutan hangat. Quantum Quotient menduduki tempat best seller di Gramedia waktu itu. Quantum Quotient sudah naik cetak berkali-kali (kalau tidak salah sih 5 kali cetak). Dicetak sekitar 20.000 eksemplar versi orisinal – versi bajakan saya tidak tahu. Quantum Quotient memberi banyak pelajaran bagiku terutama untuk tetap komitmen dan sabar sampai meraih tujuan.
Sebelum itu saya sudah berhasil menulis sebuah buku. Tetapi buku ini tidak sempat masuk ke toko buku resmi semisal Gramedia. Bahkan kita juga mungkin tidak dapat menemukannya melalui Google di Internet. Buku ini saya beri judul Pembahasan Praktis Soal-soal UMPTN. Buku ini kami terbitkan sendiri bersama teman-teman Exphytri pada tahun 1995-an. Distribusi dilakukan langsung oleh teman-teman Exphytri. Buku ini gagal tetapi sukses. Exphytri adalah himpunan teman-teman eks fisika 3 dari SMA 2 Tulungagung. Saya belajar banyak tetang kekompakan dan arti sebuah persahabatan dalam proses menulis dan menerbitkan buku ini. Ketika saya menjadi seorang guru idola di sebuah bimbingan belajar di Bandung, saya menunjukkan buku ini ke siswa. Para siswa ternyata tertarik. Buku-buku yang semula saya simpan di gudang habis ludes dibeli oleh para siswa. Terimakasih teman-teman Exphytri SMA 2 Tulungagung dan para siswa.
Tahun 2003 saya berkolaborasi dengan teman-teman Sharing Vision, teman-teman para dosen ITB. Mereka adalah orang-orang hebat luar biasa. DR Dimitri Mahayana dari Teknik Elektro dan Ir Khairul Ummah M.T dari Teknik Penerbangan. Kolaborasi ini menghasilkan sebuah buku yang sangat indah. Kami beri judul buku itu SEPIA: Lima Kecerdasan Utama untuk Meraih Bahagia dan Sukses. SEPIA adalah singkatan dari Spiritual, Emotional, Power, Intelectual, Aspirasi. Buku SEPIA juga berhasil menduduki tempat best seller di Gramedia. Buku ini memberikan pelajaran berharga bagi saya bahwa tiga orang berbeda – Khairul, Dimitri, Angger – mampu menghasilkan sebuah buku yang padu dan harmonis.
Buku APIQ adalah buku yang paling lama saya rampungkan. Saya sudah selesai menulis APIQ sejak tahun 2004. Dan saya sudah menerapkannya sejak tahun 2000-an. Tetapi anehnya, sampai saya menulis tulisan ini, buku APIQ juga belum terbit. Mungkin ini ujian kesabaran buat saya. Memang saat ini buku APIQ sedang dalam proses penerbitan. Mohon doa restu dari teman-teman semua.
Saat ini saya juga sedang menulis buku Presentasi Inspiratif dan Akselerasi Angger. Presentasi Inspiratif merupakan buku lengkap mengenai teknik presentasi yang saya dasarkan dari berbagai buku referensi serta pengalaman saya melakukan presentasi terutama pengalaman mengikuti presentasi Sharing Vision sekitar 200 angkatan. Sedangkan Akselerasi Angger saya rancang sebagai lanjutan dari Quantum Quotient. Naskah buku ini telah siap dalam komputer saya. Tetapi saya belum tahu kapan akan terbit. Semoga sukses untuk kita semua.
Khusus untuk buku APIQ, saya berniat menulis secara serial. Matematika adalah samudera ilmu tanpa batas. Mungkin saya akan menulis buku APIQ dua jilid. Mungkin juga 10 jilid. Ditambah lagi, saya juga ingin menuliskan pengalaman para siswa APIQ dalam mempelajari matematika.
Masih ada beberapa judul buku yang sudah saya siapkan di kompter saya. Lain waktu saya ingin menceritakannya.
Yang menarik dari menulis buku adalah kita tidak akan tahu pasti manfaat dari buku yang kita tulis. Suatu ketika saya menghadiri seminar ke suatu daerah. Tiba-tiba ada seorang peserta yang menyampaikan terima kasih kepada saya. Saya heran. Saya tidak mengerti. Orang itu menjelaskan bahwa ia telah menerapkan buku yang saya tulis dan memperoleh banyak manfaat darinya. Alhamdulilah.
Semoga kita bisa saling membantu dengan cara yang paling tepat bagi kita. Semoga kita bisa terus maju bersama.
Salam hangat…
*Sedikit update: Berkat dukungan dari teman-teman sekalian, Buku APIQ telah terbit dan tersedia di pasaran pada Desember 2008.
7. Buku Matematika Kreatif APIQ Berikutnya
6. Buku APIQ 2: Permainan Matematika Kreatif.
1. Buku APIQ Menjadi Best Seller.
2. Buku APIQ Menurut Budi Rahardjo Ph. D.
3. Buku Quantum Quotient Cetakan ke-7.
4. Tips Menulis dengan Otak Kanan.
5. Tips Cara Menulis Buku.
0. FAQ: Tanya-Jawab APIQ.
(agus Nggermanto; pendiri APIQ)
APIQ: Inovasi Pembelajaran Matematika. APIQ membuka program kursus matematika kreatif yang mengembangkan kecerdasan anak dengan cara fun, gembira, dan mengasyikkan serta lebih cepat. APIQ menumbuhkan motivasi belajar anak dengan pendekatan Quantum Learning, Quantum Quotient, dan Experiential Learning. Berbeda dengan pendekatan metode pendidikan atau pembelajaran matematika yang pada umumnya menempatkan aljabar sebagai fundamental, APIQ justru menempatkan aritmetika sebagai fundamental utama matematika. Pendekatan aritmetika menjadikan matematika lebih konkret tidak abstrak seperti aljabar. APIQ mempelajari matematika secara utuh dari aritmetika, aljabar, geometri, statistik, kalkulus, dan lain-lain. APIQ menyiapkan program untuk anak usia 4 tahun (TK), SD, SMP, SMA, sampai lulus SMA (preuniversity). APIQ membuka peluang bagi Anda yang berminat membuka cabang franchise. Anda dapat menghubungi APIQ di apiq.wordpress.com atau (022) 2008621 atau 0818 22 0898 atau quantumyes@yahoo.com . APIQ berasal dari kata Aritmetika Plus Inteligensi Quantum.
49 tanggapan so far ↓
atakeo // Maret 9, 2008 pada 10:22 am |
Anda mengingatkan obsesiku. Kapan saya bisa menulis di koran. Baru-baru ini saya ketemu dengan orang yang kerjanya menulis buku. Dan mereka memotivasiku menulis. Tetapi setelah beberapa halaman aku mandeg. Saya pikir apa orang suka bacanya. Kata mereka itu pendapat kita sendiri. Orang lain berpendapat beda. Lain kepala lain rambut dan idenya.
Ternyata tulis menulis perlu latihan. Saya sedang tidak tahu melalui celah mana aku bisa menembus kesana. Karena makin hari, makin sebuk dan jauh dari membaca dan menulis.
Kata orang banyak berjalan banyak melihat dan pengalaman. Sekarang aku sedang jalan-jalan mengunjungi blok-blok orang cerdas. Pasti ada yang dilihat dan bisa mendapat pengalaman penuh makna. Proficiat U R QUANTUM
apiqquantum // Maret 10, 2008 pada 12:17 am |
Terimakasih atakeo,
Menulis itu menyehatkan.
Teruslah menulis…
Dan teruslah membaca
Sukes atakeo!
mathematicse // Maret 10, 2008 pada 5:43 pm |
Salam kenal nih, Pak.
Wah senang bisa jumpa (walau di dunia maya) dengan penulis buku Quantum Qotient itu….
apiqquantum // Maret 10, 2008 pada 5:56 pm |
Hahaha…
Lagi ngeronda juga nggak?
Terimaksih, sudah baca Quantum Quotient.
fadil // Maret 16, 2008 pada 12:08 pm |
salam kenal buat pak agus….
aku baru inget kalo aku punya buku QQ di barisan koleksi buku ku.
buku yang bagus jadi ingin baca lagi
apiqquantum // Maret 17, 2008 pada 2:41 am |
Wow…
Terimakasih fadil, telah membaca dan membeli buku QQ.
Royalty nya sangat bermanfaat lho buat saya.
O iya…SEPIA juga seru lho…
Trims.
Marhendra // April 5, 2008 pada 1:15 am |
Pak Agus,aku wong deso aq pingin pinter,setidaknya aku dapat mengajari matematika anaku dengan senang dan bermanfaat.Dimana aku bisa mendapatkan buku APIQ? tak tunggu balasanya.
Harjo // April 14, 2008 pada 10:51 am |
Kemarin saya lagi bongkar-bongkar buku. Dan ketemu buku Quantum Quotient: Cara Praktis Melejitkan IQ, EQ, dan SQ yang Harmonis, saya baru ngeh, kalau buku itu, tulisannya sampeyan. Nanti dech saya baca … Biasa, sy hobi beli buku tetapi tidak hobi membaca he he he…
nung // April 15, 2008 pada 1:24 pm |
salam kenal ya, rame bgt disini,
numpang mmpir ya..d tunggu mmpir balik k http://nung.wordpress.com
add link jga ya..
tks
danar // April 22, 2008 pada 10:08 am |
Assalam’lkm,,,,,,
salam motivasi pak Angger,,
Saya merasakan perubahan super hebat dengan aritmatika anda dalam diri saya…
Motivasi TAO banyak manfaatnya..
kemungkinan besar saya ambil skripsi Hukum Internasional.
Doa kan saya pak,
SEMANGAT !!
Salam DANAR
crossxtrim // April 25, 2008 pada 3:45 pm |
saya juga mau menulis buku !!!!!!!
hanya lebih besar ke ingin menerbitkan majalah bulanan basket!!!
devirahman // Juni 14, 2008 pada 8:35 am |
saya sederhana aja pak tapi kok bingunggimana cara memulainya menulis buku. hanya saja saya lagi belajar nulis buku mata pelajaran. saya mahasiswa jurusan sosiologi antropologi universitas negeri semarang. tulisan bapak adalah semanagat dan inspirasi buat saya. trims, semoga bapak mau berkenalan dengan saya, di dunia walau didunia maya…..
nugieshare // Juli 2, 2008 pada 3:04 pm |
hebat euih.
sayang aku gak diajak gabungan menyumbang pikiran, mas.
t4rum4 // Juli 3, 2008 pada 11:24 am |
Duhh.. ingin baca bukunya.. tapi gak punya duit.. Pak… harga khusus tuk anak IZI.. hehehehe (maunya..)
edison76 // Juli 4, 2008 pada 9:03 am |
duh, jadi ingin ikutan mulai menulis… mulai dari koran dulu, dan kalau bisa satu hari seperti bapak menulis buku.. bisa ada saran pak? bagaimana cara untuk memulai menulis untuk koran?
yherlanti // Juli 9, 2008 pada 5:05 pm |
masih ingat dengan asih putera, Mas??? oh ya..APIQ keistimewaannya apa ya? bedanya dengan mental aritmatika, mathemagics, mathmagics, dan kumon apa? dan keunggulan APIQ dari sisi mana??? mudah-mudahan saya bisa join untuk buka di Bogor…
zakyzahra // Juli 15, 2008 pada 6:44 am |
Thx untuk sapa dan semangatnya…………..
Punten belum bisa dolan lagi ke rumah. Obrolan kita seringkali menginspirasi banyak hal. Sayang belum sempat tertuang dalam tulisan.
Ya, tetap semangat!
endah // Juli 18, 2008 pada 8:14 am |
Mas Angger,
, lengkap dengan tandatangan penulisnya (saya inget banget waktu dulu ikut sesi Mas Angger waktu masih di Bandung). Jadi penasaran sama lanjutannya nih…
salam kenal…,
saya punya lho buku Quantum Quotient yang dahsyat itu
Btw, kapan nih buku-bukunyaboleh saya pajang di toko virtual saya (http:// jendelabuku.multiply.com)?
Ditunggu kabarnya ya Mas…
Makasih banyak.
andik // Juli 31, 2008 pada 4:25 am |
Mas, wis piro saiki juniore?..he3
syelviapoe3 // Agustus 1, 2008 pada 4:53 am |
Ow…jadi bapak ini penulis buku best seller itukah…
Sungguh suatu kebetulan yang menyenangkan…padahal awalnya saya hanya bloqwalking2 tak tentu arah…
Salam kenal, pak
Semoga terus bersemangat menelurkan karya-karya inovatif…
heri // Agustus 11, 2008 pada 7:43 am |
mampir lagi
angger // Agustus 11, 2008 pada 1:37 pm |
@endah
Terimakasih, silakan u memajang buku-buku saya di toko virtualnya.
@andik
juniore 4 arep 5. piro juniormu?
@syelviapoe3
Terimakasih, dukungannya. Mari terus berkarya!
@heri
Silakan sering-sering mampir.
beky // Agustus 16, 2008 pada 3:32 pm |
Ass mas agus,sy senang sekali baca blognya mas Agus,krn dr dulu sy senang sekali dengan MATEMATIKA,tapi semenjak sy berwirausaha di bidang pendidikan,sy sdh jarang memperdalam MATEMATIKA,malah sy banyak baca buku manajemen,krn sy senang sekali menciptakan ide-ide bisnis apa sj,yg kelak bisnis sy bisa menjadi bermanfaat bgi orang banyak,sy juga tertarik sekali ingin bisa bekerja-sama dgn Mas Agus.WWW.SKM-UI.COM
BEKY // Agustus 16, 2008 pada 3:40 pm |
MAS AGUS,DI DEPOK SUDAH ADA APIQ BELUM MAS…..?,KRN SY PUNYA BIMBEL DI DEPOK DEKAT KAMPUS UNIVERSITAS INDONESIA.(www.beckhy.blogspot.com)
apiqquantum // Agustus 17, 2008 pada 2:29 am |
Terimakasih MAS BEKY,
di depok belum ada APIQ.
Sy sgt senang bl kt dpt bekerja sama mengembangkan APIQ DEPOK.
Mari kt majukan pendidikan INDONESIA!
BEKY // Agustus 17, 2008 pada 4:59 am |
Terima-kasih mas atas kepercayaanya mas agus sama sy,prosedurenya bagaimana mas Agus…?
apiqquantum // Agustus 18, 2008 pada 2:20 am |
Terima kasih Mas Beky,
Prosedur kerja sama dapat kita diskusikan di blog ini. Dapat juga Mas Beky mengunjungi halaman kerja sama.
Bila ada yang perlu penjelasan lebih lanjut, silakan untuk menanyakan di blog ini.
Untuk beberapa informasi “rahasia” dapat kita diskusikan melalui email: quantumyes@yahoo.com.
angger
mikhail // September 9, 2008 pada 2:09 am |
Pak/Bu,
Quotient kan artinya hasil bagi??
Jadi Quantum Quotient = “Hasil bagi quantum”???
Hmm… anda ini ngerti matematika gak ya….
apiqquantum // September 9, 2008 pada 2:37 am |
Dalam penggunaan bahasa,
kita perlu mempertimbangkan perluasan dan penyempitan makna.
Mari belajar menggunakan bahasa yang baik!
Untuk Mikhail silakan mempelajari perkembangan istilah quantum dan quotient.
Terima kasih.
mikhail // September 9, 2008 pada 4:11 am |
FYI, yg sebenarnya dimaksud dari Intelligence Quotient adalah probabilitas munculnya perilaku yg diasumsikan mengindikasikan kecerdasan dalam sembarang peristiwa. Nah, probabilitas ini kan hasil bagi. Jadi dalam suatu peristiwa, berapa persen kemungkinan seseorang akan menunjukkan perilaku “cerdas”.
Apakah ini juga yang Bapak maksud dengan QQ? Berapa persen kemungkinan munculnya “perilaku kuantum” dalam sembarang peristiwa?
NB. Saya tidak menemukan kamus yang menunjukkan tentang perubahan makna (bukan penyempitan/perluasan) quotient dari “hasil bagi” menjadi “kecerdasan”, selain wikipedia.
Salam
apiqquantum // September 9, 2008 pada 5:16 am |
Terimakasih Mikhail,
silakan merujuk buku QQ saya.
sy menjelaskan maksud QQ di sana.
salam.
mikhail // September 9, 2008 pada 5:20 am |
Terimakasih kembali.
Maaf kalau ada kata-kata yang kurang berkenan.
Saya masih belajar.
Salam
mercylotus // September 25, 2008 pada 5:19 am |
Terima kasih mas, menambah motivasi untuk kembali fokus menulis.
YOSI AMELIA, yosi_gendut@yahoo.com // September 28, 2008 pada 5:37 am |
salam kenal ^-^
aku tertarik dengan sistem pembelajaran matematika yang bapak tawarkan
mohon infonya lebih lanjut..terimakasih
hendry // Oktober 15, 2008 pada 12:36 am |
Keren2… Pokoke saya mesti beli tuh buku.. ^^
Kalo tak bagus, uangku balik yach…. (juz kiddin)
apiqquantum // Oktober 15, 2008 pada 6:37 am |
@mercylotus, selamat menulis terus…
@YOSI AMELIA, terima kasih Anda dapat mencari informasi di blog ini.
Atau silakan kirim email ke quantumyes@yahoo.com
@hendry, selamat beli buku dan menikmatinya.
dijamin bagus kok…
Luluk // November 18, 2008 pada 4:53 pm |
Salam kenal Pak. Saya jadi semangat menulis nih
keep writing n learning ya Pak!
jul // November 25, 2008 pada 8:56 am |
Salam kenal Pak. Saya mo nanya , gimana cara saya dapetin buku karya bapak ..
Terima kasih
shanny // Desember 8, 2008 pada 11:37 am |
assalamualaikum…..
aku heran aku slalu enggaknngerti tentang matematika rumus aljabar ajarin dongk…
irene // Januari 12, 2009 pada 5:00 am |
Pak, buku APIQnya sudah terbit atau belum ya?
apiqquantum // Januari 12, 2009 pada 12:58 pm |
@irene
Buku APIQ sudah terbit. Dapat Anda peroleh di toko buku semisal Gramedia.
Silakan melihat covernya di:
http://apiqquantum.wordpress.com/2008/12/16/buku-apiq-telah-terbit/
Trims Irene.
caturhp // Februari 3, 2009 pada 2:43 pm |
sekali cetak berapa eksemplar ?
aguskomik // Februari 16, 2009 pada 3:45 am |
pak angger,…kalo dikolaborasikan dalam bentuk KOMIK,..menarik ngga yaaa?? sperti Scott McLoud menorehkan teori ttg komik dalam bentuk KOMIK……hehehehe
apiqquantum // Februari 16, 2009 pada 5:08 am |
@caturhp
Sekali cetak biasanya sekitar 2 ribu sd 5 ribu eks.
@aguskomik
Saya pikir justru bagus bila kita tuangkan dalam bentuk komik.
beri usulan ke saya dong…thanks
Cerdas Otak dan Cerdas Perilaku « APIQ: Matematika Kreatif // Mei 17, 2009 pada 11:45 pm |
[...] memang bukan segalanya. Dalam buku-buku saya terdahulu saya telah banyak membahas tentang ini. Saya hanya ingin menegaskan lagi bahwa selain cerdas otak, [...]
Motivasi Kerja // September 15, 2009 pada 4:35 am |
Oooh apiq rupanya seorang penulis. Saya pernah membaca buku SEPIA tu. Tak sangka dapat jumpa blog penulisnya juga. Tahniah! Buku sangat bagus.
AL MAHFUDZ ROZIQI // Oktober 9, 2009 pada 9:07 am |
Aslmkm. Apa kabar sahabat lama. selamat atas suksesmu membagi ilmu.
masih ingat dengan mahfud nggak? teman sekelas dulu di SMADA TA. Wah saya sangat bangga bila bisa menyelenggarakan APIQ di Lembaga Pendidikan kami di Gresik. Mohon arahan bagaimana caranya. Gedung sudah tersedia, kalo pagi buat Madrasah Tsanawiyah Aliyah… siang gedungnya nganggur sampai malam.
Thanks atas attensinya.
FB : hikmahrizquna@yahoo.com
Disitu ada dokumentasi agenda kegiatan tahunan.
Pondok Pesantren kami mengadakan santunan yatim pada setiap 10 Muharram.
Panjenengan tahu nggak Foundation yang suka membantu dlm kegiatan sosial anak yatim dan fakir miskin…
Ngapunten baru jumpa koq sudah macem2 isinya… maklum saya baru bisa internet nih.
Semoga Sampean sekeluarga selalu dalam lindungan Yang Maha Kuasa dan snantiasa dalam Ridlo-Nya hingga di surga nanti.. Amiin
wassalam
angger // Oktober 9, 2009 pada 10:15 pm |
Salam,
Mas Mahfudz,
Saya ingat dengan Mas Mahfudz, pokoknya orangnya yang baik dan sholeh.
Terima kasih Mas Mahfudz telah mampir ke blog saya. Saya dan APIQ senang kelak kita dapat bekerja sama memajukan terus pendidikan di negeri tercinta ini.
Mari kita terus berkomunikasi nggih…
Salam
Inovasi Berkelanjutan APIQ: Open Innovation « APIQ: Matematika Kreatif Aritmetika Quantum // November 8, 2009 pada 11:55 pm |
[...] Buku Karyaku [...]