Saya pikir sudah banyak orang yang membahas dalil L’Hospital. Saya hanya akan berdiskusi bagian paling penting dari dalil L’Hospital.
Menghitung limit dengan dalil L’Hospital memang sangat mudah: tinggal turunkan saja.
Bagian paling penting dari dalil L’Hospital adalah syarat berlakunya hanya pada bentuk tak tentu
0/0 ATAU ~/~
Contoh:
1. Hitung
Jawab:
Langsung gunakan dalil L’Hospital, turunkan
(Selesai)
Memang mudahkan?
Tetapi langkah di atas dapat saja salah. Karena kita belum menguji syarat berlakunya dalil L’Hospital. Seharusnya, sebelum menghitung,
ujilah untuk x = 2,
maka hasilnya adalah
(8 – 8)/(2 – 2) = (0/0); jadi berlaku L’Hospital.
2. Hitung
Jawab:
Langsung gunakan dalil L’Hospital, turunkan
(Selesai)
Memang mudahkan?
Tetapi jawaban di atas adalah SALAH.
Mengapa?
Mari kita uji dulu x = 3, maka
(3^3 – 27)/(3 – 2) = 0/1 = 0
Karena bukan 0/0 maka tidak sah menggunakan dalil L’Hospital.
Berapa hasil limit di atas?
Ya 0 itu sendiri.
(3^3 – 27)/(3 – 2) = 0/1 = 0 (Sendiri).
Bagaimana pun dalil L’Hospital sangat hebat dan membantu. Namun kita harus ingat syarat dan ketentuan berlaku….
Bagaimana menurut Anda?
Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)
2 tanggapan so far ↓
Sofi // November 10, 2009 pada 3:42 am |
he..he.. mo komen, tapi bingung mo komen apa.. btw, salam kenal yah..
DaulatH // November 13, 2009 pada 3:19 pm |
Tepat sekali , dan dasar penyelesaian limit itu sebenarnyakan substitusi.Cuma banyak siswa yang tidak paham ,limit itu sendiri apa.