APIQ: Matematika Kreatif Aritmetika Quantum

100% Bocoran UN 2009, Bagaimana UN 2010?

Juni 2, 2009 · & Komentar

Para pejabat yang berwenang membantah bahwa ada bocoran UN 2009 yang 100% benar.

Tetapi di handphone para siswa peserta UN 2009 beredar bocoran kunci jawaban UN 2009 yang 100% benar. Bocoran kunci UN ini beredar bebas melalui sms dan media lainnya. Para siswa menerima bocoran kunci ini sesaat sebelum UN atau kadang ketika UN berlangsung.

Siapa yang rugi dengan bocoran UN?

Pihak berwenang berikukuh menyatakan bahwa UN tidak bocor. “Ayo, buktikan…kalau memang ada bocoran UN!” kata salah satu pejabat penting.

Tentu saja tidak akan ada yang mau membuktikan kebocoran UN. Apa untungnya? Paling malah akan berurusan dengan pihak berwajib.

Mari kita sedikit berlatih matematika peluang (probabilitas) untuk menunjukkan bahwa UN 2009 itu bocor atau tidak.

Seperti kita tahu, bentuk soal UN 2009 dan sebelumnya adalah pilihan ganda. Setiap soal akan memiliki 5 pilihan jawaban: A, B, C, D, E. Salah satu dari pilihan jawaban itu adalah benar dan 4 pilihan yang lain adalah salah.

Misal seorang siswa dengan brutal, tanpa membaca soal, memilih jawaban A untuk nomor 1. Berapa peluang jawabannya benar?

Peluang jawaban benar adalah 1 dari 5 atau 1/5 = 20%.

Misal seseorang menyebar kunci jawaban UN bahwa nomor 1 adalah A. Dan ternyata memang benar jawaban yang tepat adalah A. Dapatkah kita mengatakan bahwa UN telah bocor?

Tidak. UN tidak dapat dikatakan bocor dalam kasus ini. Karena peluang “kebetulan” cukup besar yaitu 1/5 = 20%.

Bagaimana dengan peluang 2 soal bocoran benar UN benar?

1/5 x 1/5 = 1/25 = 4%

Hmmm….semakin kecil peluang “kebetulan” = 4%.

Bagaimana dengan peluang 3 soal bocoran benar?

1/5 x 1/5 x 1/5 = 1/125 = 0,8%.

Semakin kecil lagi peluang “kebetulan” = 0,8%.

Apa artinya?

Jika soal UN 2009 tidak bocor maka seseorang hanya memiliki peluang 0,8% untuk mendapatkan bocoran kunci jawaban dengan benar 3 butir soal.

Atau mari kita sedikit ubah istilah-istilah kita.

Peluang “kebetulan” = peluang “tidak bocor”

Peluang “tidak bocor” = 0,8%
maka
peluang “bocor” = 100% – 0,8% = 99,2%

Jadi peluang bahwa UN 2009 bocor itu sangat besar = 99,2%.

Itu tadi dengan asumsi bahwa hanya ada bocoran kunci dengan 3 soal yang benar.

Bagaimana dengan 4 butir bocoran soal yang benar?

Bagaimana dengan 40 butir bocoran soal yang benar semua? Hal ini justru yang terjadi di sebuah kota di jawa barat, tersebar bocoran kunci jawaban yang 100% benar, yaitu 40 butir soal.

Berapa peluang “kebetulan”?
Berapa peluang “tidak bocor”?
Berapa peluang “bocor”?

Peluang “kebetulan” = 1/(10 ribu trilyun trilyun) = Peluang “tidak bocor” = 0%.

Peluang “bocor” = 100% – 0% = 100%.

Artinya tidak mungkin seseorang dapat menyebarkan bocoran kunci jawaban UN dengan benar 40 butir soal (100%) bila ia tidak memperoleh bocoran soal sebelumnya. Pasti orang tersebut telah memiliki bocoran soal. Dengan demikian UN pasti bocor!

Bagaimana dengan UN 2010?

Pasti tidak banyak berbeda dengan UN 2009 kan?
Jadi, pasti bocor lagi kan?

Saya telah banyak memberikan usulan dari tulisan-tulisan saya sebelumnya bagaimana menangani bocoran UN ini. Semoga pihak yang berwenang telah mempelajarinya.

Tetapi jangan khawatir dengan UN 2010. Kita belum tahu siapa pemenang pemilu presiden 2009. Siapa tahu yang menang adalah orang lain. Lalu ganti sistem pendidikan Indonesia, tidak ada lagi UN di Indonesia pada tahun 2010.

Nah…kita jadi tidak perlu repot-repot membicarakan bocoran UN kan? Bahkan 2010 mungkin tidak ada UN lagi!

Bagaimana pendapat Anda?

Salam hangat…

Kategori: UN
Ditandai: , , , ,

27 tanggapan so far ↓

  • Aziz // Agustus 2, 2009 pada 1:40 pm | Balas

    Ya Bnr yang Berhak Menilai Adalh Guru-Guru Karna Beliau lah yg Tau Ilmu Seorang siswa-Siswi Dan Juga kt Berhak Menyampaikan ke Pemimpin kita kaaaaaaaaannnnnnnnnnn

  • ri2 // Agustus 29, 2009 pada 5:36 am | Balas

    aq mao ya ci UN tuh soal dri gru ,gr lbh tw

  • ANAZ // September 21, 2009 pada 4:05 pm | Balas

    KLW GUA BRPNDAPT “UAN DI TIADAKAN DI INDONESIA,KRNA SISTEM UAN ITU TDAK ADIL.JD YG BERHAK MENENTUKAN LULUSNYA SISWA ADALAH GURU,GRU LAH YG LEBIH TW SISWANYA YG MANA BRHAK LULUS ATW TDK”

  • maudy // Oktober 2, 2009 pada 12:49 pm | Balas

    kalo menurut saya, UN itu hanya memberatkan fikiran siswa gara gara takut tdak lulus, atau apalah. sepertinya yg lbh berhak menentukan guru sekolah. Krna guru skolah lbh tau pantas atau tdaknya. Saya harap UN ditiadakan thanks

  • imamul // Oktober 3, 2009 pada 4:43 am | Balas

    kalo memang bocoran tuh slalu ada kenapa ga kembali ke sistem lama EBTANAS,percuma dong un

  • liffiy // Oktober 9, 2009 pada 4:53 am | Balas

    harunya UN ditiadakan..karena itu sangat membebani siswa..tak sedikit pula siswa yang bunuh diri karena tidak lulus/gagal UN..apakah perjuangan kita selama 3 tahun cuma dilihat selama 3 hari saja..saya mewakili teman-teman saya siswa kelas 3 mengatakan “INI TIDAK ADIL…”

  • ermi // Oktober 9, 2009 pada 9:27 am | Balas

    keberhasilan n kesuksesan tidak bs hanya di nilai dengan angka. jadi,,,kesimpulan saya UN HARUS DIHAPUSKAN!!! KARENA TIDAK SESUAI DENGAN PRIKE-MURID-AN…

  • novita // Oktober 11, 2009 pada 6:36 am | Balas

    seharusnya kunci jawaban un tidak ada sebab bila lulus kelas gara-gara kunci jawaban maka seterusnya akan tergusur-gusur!!!

  • charlyo // Oktober 15, 2009 pada 11:20 am | Balas

    doakan smua yg mengikuti uan 2010 ny lu2s smua…
    amien…………
    en tolong soalnya yg mudah2 aja di kasi…..

  • satria // Oktober 15, 2009 pada 1:43 pm | Balas

    amienz moga2 2010 dah g da UN dan seterusny

  • wieznu // Oktober 19, 2009 pada 3:46 pm | Balas

    AMIN YA ALLAH..
    moga LULUS SEMUA..

  • rara // Oktober 21, 2009 pada 2:23 pm | Balas

    uan ugh……. its not fair! hasil belajar 3 tahun hanya di tentukan dalam beberapa hari. kenapa uan jadi 100% yang menentukan lulus enggaknya siswa? gak adil. semoga lulus semua ya

  • Hussain Bumulo // Oktober 22, 2009 pada 3:05 am | Balas

    Bicara UAN bocor, sdh saya alami mulai dari anak sampai cucu yang barus Lulus SMP, padahal dulu2 tidak ada (dibawah tahn 70-an), tapi mengapa soal Test masuk PTN tidak pernah bocor, mohon para guru dan panitia mawas diri, sebab kalau begini terus kasian generasi muda, kecuali yang sadar tidak mau menerima/ cari bocoran, Semoga pak NUH menteri baru bisa bertindak, Wassalam

  • Nu // Oktober 24, 2009 pada 11:06 pm | Balas

    Tiadakan uan 2010

  • defita // November 4, 2009 pada 12:30 pm | Balas

    moga2 ajj gx ada un lagi ….

  • loPh c4t 4lbab // November 5, 2009 pada 11:44 am | Balas

    m0g4 ja uan di tiadakan………
    Bagaimana jadinya generasi muda indonesia klo da bocoran kunci jawaban….??????
    sia2 donk mereka belajar selama 3 tahun…..
    n’ sebaikny tiadakan or musnahkan kunci jawaban uan agar murid bisa berfikir dengan sendiriny….!!!!!!!!!!

  • amalia // November 6, 2009 pada 3:01 pm | Balas

    UN membuat para siswa yang ingin menghadapinya tertekan batin.
    POKOKNYA TERSIKSAAAA BANGETT!!

  • TYAS // November 7, 2009 pada 9:07 am | Balas

    kalau menurut gw ujian naional tuh cumah bikin pusing siswa ajah & bener-bener ga adil mendingan di hapus aja tuh…. kan kasihan kalo ada yang ga lulus.

  • resty // November 10, 2009 pada 9:34 am | Balas

    duh aku dek”an bentar ge menghadapi UN. palagi denger” nilai.a di tingkatin lagi

  • agata // November 11, 2009 pada 10:20 am | Balas

    AKU KALO UJIAN UAN YANG BUAT SOAL GURU,BIAR JAWABNYA GAK SUSAH.

  • Iqbal // November 12, 2009 pada 10:54 am | Balas

    Sdh byk siswa-siswi Indonesia yg gagal meraih cita2nya hanya karena nda lulus ujian..semakin byk siswa-siswi nda lulus maka angka pengangguran bangsa kita akan semakin meningkat..apakah ini yg diinginkan pemerintah??kami ini generasi muda choy,apa kata dunia kalau masa mendatang generasi muda Indonesia adalah pengangguran??hapuskan ujian nasional..lg pula krn ujian nasional byk generasi muda yg bunuh diri..kami mohon kepada org2 yg diatas,tolong perhitungkan kami,jgn taunya hanya korupsi mulu..by iqbal smansa

  • DaulatH // November 13, 2009 pada 2:58 pm | Balas

    UN menurut saya penting banget dan kalau perlu standarnya dinaikkan menjadi rata-rata 6,00. Kalau rata-rata 5.50 menurut saya belum pantas lulus. UN itu merupakan tools untuk mendeteksi tingkat pendidikan di Indonesia.Sangat memalukan sebenarnya ada siswa SMA tidak bisa menghitung 1/2X=9 , X=…? dan itu kenyataan hanya di Indonesia adanya. Banyak lulusan Universitas di Indonesia tidak tahu apa-apa , otaknya nol gelar doang. Kenapa ??? ini terjadi, karena bangsa ini mental budak, mental jajahan, bangsa yang tidak mau berpikir. Jadi UN itu sungguh penting kalau bangsa ini ingin maju. Untuk apa lulus kalau tidak tahu apa-apa mengulang aja lagi. Sangat kasihan siswa/i Indonesia sekolah untuk mencari sertifikat bukan mencari ilmu. Sadarlah wahai bangsaku,berpikirlah,bangkitlah.Isu-isu penghapusan UN itu datang dari bangsa lain yang ingin tetap bangsa ini terjajah secara ekonomi seperti sekarang ini.

  • Siswa // November 14, 2009 pada 10:24 am | Balas

    @d atas…….KELAUT AJE!

  • afrizal vatikawa // November 17, 2009 pada 3:44 am | Balas

    un gak perlu

  • afrizal vatikawa // November 17, 2009 pada 3:47 am | Balas

    un bikin pusing , bikin dosa, tempat korup nya orand diknas yg bisa jual soal ke pd bimbel tertentu

  • malaikat // November 21, 2009 pada 12:20 am | Balas

    DaulatH MATA MU kowe gak mikir seberapa sulitnya UN, karna km gak pernah merasakan UN, bayangkan saja, kalo kita TIDAK LULUS sedih, mengis, mengecewakan orang tua kita tidak bisa mencari pekerjan yg layak, tidak bisa meneruskan diperguruan tinggi, seenaknya saja km bilang gitu. TAPI AKU BERHARAP TAKDIR MELULUS KAN AKU

  • Dyah // November 21, 2009 pada 12:21 pm | Balas

    Jangan salahin siswa kalo pada pake bocoran. Pemerintah sendiri yg bikin siswa stres dgn standar kelulusan yg makin tinggi. Ditambah hobi bikin surprise jadwal un dimajuin segala. Pemerintah yg bikin peraturan2 yg nyiksa siswa itu juga waktu dulunya ga ngalamin gimana stresnya siswa sekarang kan.

Tinggalkan sebuah Komentar