Setiap orang memiliki reputasi dan kredibilitasnya masing-masing. Tidak mudah membangun reputasi nama baik. Tetapi saya tahu cara termudah untuk menghacurkan reputasi nama baik. Cara itu sangat mudah: Berbohong!
Saya menekankan kepada anak-anak saya dan orang-orang terdekat saya agar tidak berbohong – agar senantiasa jujur atau setidaknya diam saja. Kejujuran membangun kepercayaan. Kepercayaan yang akan membangun reputasi nama baik.
Tentu saja kepada keluarga besar APIQ, saya menyerukan agar senantiasa jujur, memenuhi segala janji, dan segera memperbaiki diri bila terdapat kesalahan. Sebagai manusia, kita tak lepas dari potensi salah. Jangan menutupi suatu kesalahan dengan kebohongan. Tetapi perbaiki kesalahan dengan tebusan yang lebih baik.
Saya bahkan menyatakan,
“Orang jahat pun tidak boleh berbohong. Apalagi bila Anda bukan orang jahat.”
Misalnya ada sekawanan pencuri atau mafia. Mungkin bagi sebagian besar orang, sekawanan pencuri adalah orang jahat. Bolehkan di antara pencuri itu saling berbohong? Tentu boleh-boleh saja! Tetapi orang jahat yang berbohong tersebut pasti tidak akan dipercaya oleh rekan-rekannya.
Dalam sekawanan pencuri, biasanya ada pemimpinnya. Bagaimana dengan pemimpin tersebut? Bolehkah dia berbohong? Tidak! Sama sekali tidak boleh berbohong. Ketika diketahui sang pemimpin berbohong maka anak buahnya akan meninggalkannya.
Orang jahat pun tidak boleh berbohong. Apalagi bila Anda bukan orang jahat.
Dalam bisnis, kebohongan sulit ditoleransi. Baru-baru ini saya menemukan seseorang yang berbohong. Dengan berat hati, saya mulai menjaga jarak dengan orang tersebut dalam urusan bisnis. Dalam urusan pribadi pun saya tidak akan berani menaruh kepercayaan besar padanya. Namun secara pribadi saya berusaha mengingatkan dia agar tidak berbohong demi kebaikan dirinya.
Masihkah Anda ingat dengan tokoh dari Bandung yang terjatuh karena di anggap berbohong kepada publik?
Tokoh tersebut hanya dianggap berbohong. Belum tentu berbohong beneran. Tetapi sebagian besar masyarakat telah menarik kepercayaan kepada tokoh itu. Seperti kita tahu, kerajaan bisnis tokoh itu mulai surut satu demi satu.
Jaga nama baik kita!
Jaga reputasi kita!
Jaga kredibilitas kita!
Orang jahat pun tidak boleh berbohong. Apalagi Anda bukan orang jahat.
Bagaimana menurut Anda?
Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)