APIQ: Matematika Kreatif Aritmetika Quantum

Masukan dari Desember 2008

Hijrah ke Jakarta

Desember 29, 2008 · & Komentar

Hampir 1500 tahun yang lalu, Nabi dan para sahabat berhijarah dari Makkah menuju ke Madinah. Kejadian hijrah ini menjadi tipping point kemajuan Nabi dan Islam.

Saat ini, tim APIQ meniru proses tersebut. Tentu dengan banyak perbedaan – ruang, waktu, koteks dan lain-lain. Pagi ini tim APIQ akan berhijrah dari Bandung ke Jakarta. APIQ akan mengembangkan diri dengan pusat kegiatan di Jakarta (dan Bandung tentunya).

Mohon dukungan dan doa teman-teman sekalian.

Salam hangat…

(angger: agus Nggermanto)

Kategori: APIQ
Ditandai: , , ,

Tahun Baru 1430 dan 2009

Desember 28, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Selamat tahun baru 1430 H dan Selamat tahun baru 2009 M.

*Keluarga besar APIQ*

Kategori: APIQ
Ditandai:

Anak Jenius Pasti Nakal atau Anak Nakal Pasti Jenius?

Desember 26, 2008 · & Komentar

Di lingkungan kami, lingkungan APIQ, pasti banyak anak-anak. Seperti kita tahu, anak-anak pasti nakal. Betul gak sih?

Tapi kami tabu menyebut seorang anak sebagai anak nakal. Kami sepakat menggantinya dengan istilah jenius. Tentu saja, intonasi jenius sama persis dengan intonasi nakal. Jadi ketika ada anak nakal, dan kami sebagai orang tua merasa gemas maka akan muncul istilah,

“Ih…kamu benar-benar jenius!”

“Dari kemarin kamu kok jenius terus sih!”

“Dasar! Anak jenius!”

Apa respon anak-anak?

Anak-anak dapat memahami bahwa kami, para orang yang sudah tua, sedang menegurnya. Tampaknya anak-anak mengerti dari intonasi yang kami gunakan. Anak-anak biasanya agak kalem sedikit tetapi tampaknya tetap tidak berkecil hati.

Di antara anak APIQ pun kadang-kadang juga saling menggunakan istilah “jenius”.

Sampai suatu ketika di antara mereka mendengar istilah jenius dari TV atau dari buku.

Jimmy Neutron si jenius.

Einstein manusia jenius abad 20.

Dan lain-lain…

Kontan saja anak-anak APIQ menyebar isu,

“Jenius itu ternyata baik!”

“Jenius itu ternyata hebat!”

Kami jawab,

“Jenius itu memang hebat! Memang kalian adalah anak jenius!”

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…

(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kategori: APIQ
Ditandai: , , , ,

Silaturahmi Keluarga Besar APIQ

Desember 25, 2008 · & Komentar

Dengan hormat, kami mengundang Bapak, Ibu, dan teman-teman sekalian untuk menghadiri acara SILATURAHMI KELUARGA BESAR APIQ yang akan berlangsung pada

hari minggu, 28 Desember 2008

10.00 – 11.30 wib

di Cafe Daun Pisang, jalan Setiabudi Bandung (dekat Borma dan BCA Setiabudi).

Susunan acara:

10.00 – 10.30 : Inovasi Pembelajaran Matematika Kreatif APIQ

10.30 – 11.00 : Inovasi Permainan matematika Kreatif APIQ

11.00 – 11.30 : Diskusi santai

11.30 – ……..  : Makan siang dan ramah tamah.

Bagi teman-teman yang berminat mendapatkan undangan acara ini, silakan hubungi saya melalui email:

quantumyes@yahoo.com

Terima kasih atas kerja samanya.

Salam hangat…

(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kategori: APIQ
Ditandai: , , , , , ,

APIQ English Version

Desember 23, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Sejak awal saya mengharapkan bahwa APIQ memiliki banyak versi. Tentu saja, versi 1 adalah APIQ berbahasa Indonesia. Kemudian saya ingin mengembangkan APIQ versi bahasa Inggris. Saya membayangkan akan menarik juga bila saya kembangkan APIQ bahasa Jawa, Sunda, Padang, dan lain-lain.

APIQ bahasa inggris menjadi penting karena kita sedang menghadapi globalisasi. Selain bahasa Inggris, APIQ bahasa Arab, Mandarin, Jepang, Perancis akan menjadi pertimbangan utama saya dan seluruh tim.

Dulu hal semacam itu mustahil dapat saya lakukan. Tetapi sekarang, dengan banyak dukungan dari tim APIQ, cita-cita menciptakan APIQ berbagai versi menjadi tantangan yang patut segara kami garap. Bahkan khusus untuk APIQ berbahasa Inggris sudah ada dukungan dari orang tua siswa.

Terima kasih atas dukungan teman-teman dan Bapak Ibu sekalian.

Salam hangat…

(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kategori: APIQ
Ditandai: , , , , ,

Middle Management Sebagai Sumber Kompleksitas

Desember 23, 2008 · & Komentar

Banyak sekali masalah yang dihadapi oleh organisasi. Semakin besar ukuran organisasi maka akan semakin besar potensi masalah yang akan muncul. Dari masalah finansial, marketing, kualitas, kepuasan pelanggan, kepuasan karyawan, dan lain-lain.

Penelitian mendalam melahirkan berbagai pendekatan untuk mengenali dan mengatasi masalah tersebut di atas. Saya menemukan sebuah buku yang telah menyusun formula berupa rumus matematika. Dari rumus ini kita dapat melihat berbagai sumber yang menimbulkan masalah. Di antaranya adalah produk cacat, keterlambatan, kompleksitas, kesalahan dan lain-lain.

Yang jelas banyak sekali sumber masalah. Tetapi ada yang menjadi biang kerok dari berbagai sumber masalah. Biang kerok ini yang melahirkan berbagai macam sumber masalah lain. Yang pada gilirannya sumber masalah tersebut memunculkan masalah yang sebenarnya.

Biang kerok sumber masalah tersebut adalah kompleksitas.

Semakin kompleks manajemen Anda maka akan semakin rentan dengan munculnya masalah. Semakin kompleks proses bisnis Anda maka rentan terjadi kesalahan. Semakin kompleks layanan Anda maka akan semakin berpotensi mengecewakan pelanggan.

Dari sisi management, sumber dari kompleksitas adalah middle management (manajemen menengah). Seharusnya middle management adalah jembatan penghubung antara top management dengan pelaksana tetapi sering terjadi malah sebagai penghalang.

Wajar jika bapak manajemen modern Peter Drucker pernah menyarankan:

bila middle management Anda pergi – entah karena pensiun, mengundurkan diri, dipecat, atau mati – maka jangan buru-buru mencari penggantinya. Tetapi cobalah menjalankan perusahaan itu tanpa mengisi kursi kosong itu dengan pengganti. Bila perusahaan menjadi lebih baik maka memang sebaiknya tidak perlu middle management tersebut.

Bagi saya, ini adalah pesan untuk mengurangi kompleksitas di sisi middle management.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…

(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kategori: Inspirasi
Ditandai: , ,

Training Instruktur Quantum

Desember 21, 2008 · & Komentar

Dalam waktu dekat ini, APIQ akan menyelenggarakanTRAINING INSTRUKTUR QUANTUM. Tujuan dari training ini adalah membantu para peserta menjadi instruktur quantum yang hebat. Membekali peserta dengan kemampuan presentasi inspiratif, membaca kreatif, teknik memori, berhitung kreatif dan lain-lain.

Materi yang akan kita bahas dalam TRAINING INSTRUKTUR QUANTUM di antaranya adalah:

1. Quantum Teaching. Bagaimana menciptakan context dan content yang harmonis dalam proses pembelajaran. Membangun rasa takjub dan kagum dalam belajar. Juga cara menyusun materi ajar yang mudah dipahami.

2. Quantum Quotient. Bagaimana cara memanfaatkan kemampuan otak kita yang dahsyat untuk meraih sukses melalui proses pembelajaran yang mengasyikkan.

3. Teknik Memori. Cara jitu meningkatkan kemampuan menghafal. Rasakan bagaimana indahnya dapat menghafal puluhan bahkan ratusan point atau ide penting bagi Anda.

4. Membaca Cepat. Informasi mengalir dengan cepat. Bagaimana Anda dapat mengikuti perkembangan informasi? Membaca cepat dan paham adalah solusinya.

5. Peta Pikiran (Mind Map). Rumit menangani permasalahan yang kompleks? Pasti. Manfaatkan metode sederhana untuk menyederhanakan berbagai hal yang kompleks: Mind Map.

6. APIQ: Inovasi Pembelajaran Matematika Kreatif. Tentu saja, APIQ menjadi bahan yang penting. Buktikan Anda dapat menguasai banyak konsep matematika penting dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.

7. Praktik. Di antara banyak hal penting dalam TRAINING INSTRUKTUR QUANTUM, praktik memegang peranan paling penting. Praktikkan teori yang sudah kita pelajari dan dapatkan masukan-masukan membangun dari seluruh tim.

Selamat bergabung…

Salam hangat,

(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kategori: APIQ
Ditandai: , , , , , ,

Buku APIQ Lagi

Desember 19, 2008 · & Komentar

Setelah buku APIQ terbit di bulan Desember 2008, saya berpikir,
“Buku apa yang berikutnya mesti saya tulis?”

Saya memiliki ide. Untuk sementara waktu, saya akan menulis buku tentang permainan-permainan matematika yang kreatif. Baik permainan matematika untuk usia dini, untuk anak TK SD, sampai permaianan untuk anak remaja, SMP dan SMA. Bahkan saya terpikir juga menuliskan permainan-permainan untuk orang dewasa.

Tentu saja, kita akan menikmati permainan-permainan tersebut. Di saat yang sama, kita mempelajari konsep-konsep penting matematika.

Berikut ini adalah beberapa rencana yang akan menjadi judul buku tersebut:

1. Math Game: Permainan Matematika Kreatif APIQ
2. APIQ Game: Permainan Matematika Kreatif yang Mengasyikkan
3. Permainan Matematika: Cara Fun Mempelajari Matematika Kreatif dengan Permainan APIQ

Menurut Anda, sebaiknya saya memilih judul yang mana?
Atau ada judul lain?

Terima kasih atas partisipasinya.

Buku APIQ yang pertama telah terbit di bulan Desember 2008.

Salam hangat,
(angger: agus Nggermanto; Pendiri APIQ)

Kategori: APIQ
Ditandai: , , , , , ,

Si Jenius Versi Pengamatan Langsung

Desember 19, 2008 · & Komentar

“Pinter ya…Pak Agus!” Si Mbak yang baru bekerja di rumah saya beberapa hari.

“Pinter gimana?” istri saya balik bertanya.

“Pak Agus Jenius!” sambil tanpa menoleh ke istri saya.

Istri saya heran. Ini orang sedang berbicara tetapi wajahnya menghadap ke arah lain. Tidak menatap ke arah orang yang diajak bicara. Akhirnya istri saya tahu, ia – Si Mbak – sedang membaca-baca buku APIQ.

“Bapak memang jenius ya Bu…”

“Kata orang sih…begitu…” istri saya menjawab sambil malu-malu.

Inovasi Pembelajaran Matematika Kreatif; yang telah terbit Desember 2008

buku apiq

[gallery]

Kategori: APIQ
Ditandai: , ,

Filosofi Die Hard Ekor Huruf Q dalam APIQ

Desember 19, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

“Semua bermula dari seekor tikus.”

Sebuah ungkapan yang sering kita dengar dari pendiri perusahaan bernilai jutaan dolar dan bertahan lama. Jim Collins memasukkan perusahaan ini sebagai salah satu perusahaan abadi “Built to Last” (atau Good to Great ya?). Perusahaan ini bernama sama dengan pendirinya: Disney. Memang semua bermula dari seekor tikus: Mickey Mouse.

APIQ telah mengalami pasang surut dalam bisnis. Dalam inovasi pembelajaran matematika kreatif, APIQ cenderung terus meningkat. Karena inovasi ada dalam tanggung jawab dan pengaruh kami sendiri. Sehingga kami dapat selalu berinovasi – nyaris tanpa terpengaruh situasi di luar.

Sedangkan bisnis agak berbeda. Bisnis sangat bergantung kepada pelanggan, customer, atau market. Sehingga APIQ mengalami pasang surut yang dahsyat dalam aspek bisnis. Kadang APIQ dalam posisi di atas. Segala sesuatunya berjalan dengan begitu mudah dan lancar. Di lain waktu, APIQ juga pernah terpuruk – pada kondisi yang memprihatinkan.

Salah satu teman saya mengatakan,

“Pak Angger, yang menahkodai APIQ, adalah Die Hard.”

“Maksudnya?” saya balas dengan bertanya.

“Pak Angger dengan APIQ-nya itu tidak akan mati. Sulit mati. Pantang menyerah. Apa pun rintangan yang menghadang, APIQ akan muncul lagi ke permukaan. APIQ itu Die Hard!”

Setelah saya pikir-pikir, tampaknya benar juga apa yang dikatakan teman saya itu. APIQ is Die Hard.

“Semua bermula dari huruf Q.”

Kategori: APIQ
Ditandai: , ,