Perbedaan adalah rahmat.
Tetapi tidak semua orang siap menerima perbedaan sebagai rahmat. Bahkan kadang ada yang menganggap bahwa perbedaan adalah ancamam.
Dari sudut pandang pemikiran – kreativitas -, perbedaan itu benar-benar rahmat. Dengan perbedaan itulah kita mampu maju menemukan terobosan-terobosan baru.
Sedangkan dari sisi politis kewibawaan dan kekuasaan, segala sesuatunya dapat berubah. Ada pihak-pihak tertentu yang perlu menunjukkan kewibawaan dirinya. Banyak pertimbangan yang melatar-belakanginya.
Untungnya tahun ini, 1 syawal, lebaran idhul fitri akan bersamaan. Umat Islam Indonesia akan bersatu di tahun 2008/1429H. Bukan karena golongan-golongan Islam Indonesia yang telah bersatu. Tetapi karena fenomena alam sedang menyatukan mereka.
Pandangan-pandangan umat Islam terhadap penentuan 1 syawal masih berbeda-beda. Meski berbeda pandangan, ternyata hasilnya adalah sama: 1 syawal 1429 H akan bertepatan dengan 1 Oktober 2008. Tentu saja, secara resmi kita masih harus menunggu pengumuman dari pemerintah.
Alam saja megajak kita bersatu.
Mengapa kita tidak selalu bersatu?
Mari bersatu, memajukan Indonesia, memajukan umat manusia!
Maju dalam kebersamaan mau pun dalam perbedaan.
Salam,
agus Nggermanto
10 tanggapan so far ↓
rifai // September 13, 2008 pada 1:11 am |
iya Mas, kita bosan dengan perbedaan-perbedaan karena latar belakang yang (maaf) kurang fair. perbedaan rahmat itu benar tetapi kalau tidak dewasa menerimanya bisa jadi permusuhan dan akhirnya laknat.
asky_gsp // September 23, 2008 pada 3:41 am |
alam ciptaanNya sejak awal sudah bersatu tunduk pada yang menciptakan. manusia saja lantaran egonya tak kursi jebol, takut kuali njomplang, jadi gak mau bersatu dengan alam. wong gerhana matahari total, gerhana bulan total saja dapat dihitung kapan terjadinya sampai detail ke menit detik dan sudut dimana titik gerhana itu terjadi dapat dihitung dengan tepat, masa cuma melihat bulan sabit tanggal satu syawal sejak dulu gak pada bisa, sedangkan terhadap hitungan jam buka puasa, jam sholat sudah lama pakai hitungan ilmu falaq. sudah gak pakai tunggu kelelawar terbang baru buka puasa. iya kan. SEbetulnya alam dari awal sudah mengajak bersatu dengan munusia yang termasuk bagian dari alam ciptaanNya. Jadi kalau manusia semua iklas, jika ada perbedaan biarkan saja gak perlu dipaksa. Yang penting pemerintah berani gak ambil keputusan yang ilmiah.
julian supardi // September 24, 2008 pada 3:24 am |
kalo kita perhatikan pergerakan bulan saya pikir tanggal 1 syawal bukan jatuh pada tanggal 1 oktober, tetapi jatuh pada tanggal 30 Sept 2008. Hal ini tampak bahwa pada tanggal 22 Ramadhan posisi bulan tepat separuh. Kondisi bulan yang demikian akan terjadi pada malam ke 8 awal atau 8 hari lagi bulan berjalan akan berakhir…
——————–
namun sesungguhnya hanya ALLAH yang maha tahu
Muhammad Amin // September 27, 2008 pada 3:23 pm |
Subhanallah … mari kita bersatu memajukan ummat Islam di Indonesia, kalau bisa sama kenapa kita harus berbeda.
donie arianto // September 28, 2008 pada 5:01 am |
masa saya dengan mertua saya lebarannya berbeda terus, capek saya kenapa harus beda2 sih? menurut saya mana yang mayoritas itu yang benar…dan yang dipakai. maaf saya tidak memihak golongan manapun saya orang netral dan bebas dari organisasi manapun…..
Rindu // September 29, 2008 pada 4:32 pm |
Saya sering sekali berkata kata yang tidak semuanya indah, kadang saya salah, mungkin riya, mungkin sedikit dusta … dan saya mohon untuk dimaafkan segala kesalahan saya yah
Minal aidin wal faidzin … maafkan saya lahir dan batin karena beginilah kewajiban kita sebagai hamba untuk meminta maaf dan memberi maaf.
Rindu [a.k.a -Ade-]
heri // September 30, 2008 pada 2:26 am |
gak bersatu karena masing-2 PIMPINAN ORMAS ISLAM EGONYA TERLALU BESAR
NGGAK MAU MENERIMA KEBENARAN DAN MEMAHAMI PIHAK LAIN
pakarfisika // September 30, 2008 pada 3:00 am |
met lebaran deh…
aditcenter // September 30, 2008 pada 3:34 am |
Tapi saya suka yang BERPECAH-BELAH…
Kan seru…
Bisa latihan Perang
Kalau bersatu terus, kapan perangnya???
donie arianto // September 30, 2008 pada 7:15 am |
wah pecah2 sih boleh sekali2 tapi kalo pecah jadinya perang terus terang saya gak terima, saya pecinta damai yang selalu mendahulukan keberanian dalam memberantas kebathilan…