Ahya kecil, ktk umurnya 5an tahun, tampak berbakat dalam matematika. ia sdh lancar hitung perkalian. konsep berpikirnya jg bagus. bahkan dg senang hati ahya mempelajari aljabar dan geometri.
sy minta agar ahya ikut kelas APIQ. Ia menyambutnya riang gembira. bakat matematikanya semakin terasah di APIQ.
Tetapi banyak orang melihat sisi lemah ahya: keterampilan motorik. keterampilan lari, main bola, badmintonnya jauh d bawah teman sebayanya.
sy pantang menyerah. sy melatih ahya secara langsung main badminton. awalnya sgt sulit. perlu segudang kesabaran. sy pantang menyerah. toh ahya menyukai badminton.
2 tahun berlalu. ahya menginjak umur 7 tahun. ia sudah mulai mahir memukul bola tinggi lob, clear. dalam bbrp kesempatan ahya dpt melakukan smash dg baik. orang2 banyak yg kagum. ahya berbakat badminton, kata mereka.
saya yakin setiap anak berbakat dg caranya sendiri. bagaimana dg ANDA?
3 tanggapan so far ↓
Rindu // Juli 5, 2008 pada 12:01 am |
emang anak umur 5 tahun sudah terlihat bakatnya mas? akan menjadi apa katanya lingkungan yang akan membentuk ….
Jiwa Musik // Juli 5, 2008 pada 11:19 am |
sy ndak tau persis bhs indonya mas, mnr sy sih pengembangan anak juga tgt ama bibit (=bakat), bobot (fasilitas), bebet (lingkungan), besut (gurunya)
doelsoehono // Juli 5, 2008 pada 5:41 pm |
menurut saya bakat anak belum begitu bisa di tebak oleh kita ,krn pengembangan anak bisa terpengaruh oleh 3 B.
Bibit,Bebet,Bobot dan kita sbg ortu mengusahakan
jangan sampai anak menjadi ……Jawa barat…..
……jawa timur…..
Melarat Seumur-umur…..
salam to APIQ Maju terus…………….