Ketika mau berangkat dari rumah, saya dikejutkan oleh seekor ulat bulu. Entah mengapa ulat itu bergerak dengan cepat dari atas mobil menuju ke bagian bawah. Apakah dia tahu bahwa mobil itu akan pergi? Sehingga ia buru-buru bergerak menuju ke bawah. Tapi bagaimana caranya ia dapat meninggalkan mobil? Apakah akan meloncat? Terlalu sulit pikir saya.
Saya berniat akan mengambilnya langsung dengan tangan. Saya khawatir jangan-jangan ulat itu akan takut bila saya pegang dengan tangan. Lalu saya cari daun kuning di tanah. Saya tempelkan daun itu di badan mobil tepat di depan si ulat. Ulat itu menaiki daun. Saya angkat dan saya pindahkan ke pohon terdekat.
”Papa tidak suka membunuh ulat ya?” anak saya bertanya dari belakang.
”Ulat juga punya tugas hidup di dunia ini.”
“Memang apa tugas ulat?”
“Tugas ulat adalah makan, kemudian puasa sebagai kepompong, lalu jadilah kupu-kupu. Ketika jadi kupu-kupu ia bertugas menghibur manusia. Menjadi sumber inspirasi dan membantu beberapa penyerbukan.”
Memang, apa tugas kita hidup di dunia ini?
4 tanggapan so far ↓
t4rum4 // Juli 3, 2008 pada 11:52 pm |
Saling memberikan pengertian kehidupan…
Wah.. keyen dehh.. padahal kemaren dah bahas2 soal.. maju terus pak!!
intan // Juli 4, 2008 pada 1:25 am |
Salah satu tugas mulia kita adalah, berbagi kebahagiaan mulai dari diri sendiri, keluarga & lingkungan sekitar…..Aa Gym banget ya
mozamal // Juli 4, 2008 pada 4:54 am |
iya..begitu simple jalan hidup ulat ini, kalo sampe kita mengganggu kesimplean jalan hidup ulat itu, wah…gimana dengan bumi ini, yang selalu kita gaungkan green…green…. kalo dengan ulat sendiri kita gak care….he.he.he…
Angie // Juli 4, 2008 pada 5:05 am |
that is so beautiful!!!
i like your post!!!
i can learn alot.