Masukan dari Juli 2008
Pengumuman Hasil SNMPTN
Juli 31, 2008 · 7 Tanggapan
Kategori: SPMB
Ditandai: 2008, Add new tag, ITB, online, pengumuman, SNMPTN, sukses, ui
Persamaan Kuadrat: Menulis Sebuah Buku yang Asyik
Juli 31, 2008 · 1 Tanggapan
Saya ingin menulis sebuah buku tentang salah satu topik matematika dasar. Yang terlintas dalam benak saya topik tersebut adalah persamaan kuadrat.
Saya berharap buku itu nantinya dapat membantu siapa saja yang ingin belajar matematika khususnya persamaan kuadrat. Buku itu, harapan saya, berkualitas tinggi secara matematika, mudah dipahami, dan enak dibaca. Serta buku spesial itu dapat dibaca oleh berbagai kalangan: siswa SD, SMP, SMA, mahasiswa, guru, orang tua siswa, dan orang dewasa pada umumnya.
Mungkinkah kita dapat menulis buku matematika semacam itu?
Pasti mungkin!
Jika tidak mungkin mengapa repot-repot mencobanya?
Syarat pertama untuk dapat menjadi orang kreatif adalah pantang menyerah. Jadi, saya akan mencoba menulis buku di atas. Kemudian menjaga pikiran tetap terbuka terhadap segala ide: ide yang mungkin mau pun yang tidak mungkin.
Saya berharap, sangat berharap, teman-teman memberi masukan kepada saya.
Tema-tema dalam buku persamaan kuadrat itu di antaranya adalah sebagai berikut di bawah ini.
Persamaan. Apa pengertian persamaan dalam matematika? Apa asyiknya belajar persamaan? Mengapa kita memerlukan persamaan? Dalam kehidupan sehari-hari, persamaan membantu kita dalam hal apa saja? Apakah ke masa depan kita masih memerlukan persamaan?
Kemudian kita akan lebih dalam mengenal berbagai macam jenis persamaan. Persamaan paling sederhana sampai yang cukup kompleks akan kita diskusikan di sini. Tentu saja dengan cara yang mengasyikkan. Persamaan linier satu variable, 2 variabel, dan n variabel. Lalu mencoba mengenal persamaan kuadrat dan polinom. Dan pada akhirnya fokus kepada persamaan kuadrat itu sendiri.
Aritmetika persamaan kuadrat. Teknik-teknik atau trik-trik cepat berhitung persamaan kuadrat akan kita bahas di bagian ini. Trik-trik persamaan matematika yang lebih sederhana dari persamaan kuadrat juga kita bahas di sini. Tetapi trik-trik persamaan yang lebih komplek dari persamaan kuadrat tidak akan kita bahas di bagian ini. Lagi-lagi semua kita bahas dengan cara yang menyenangkan. Mungkinkah?
Persamaan kuadrat kompleks. Bagian ini membahas persamaan kuadrat yang levelnya sudah cukup tinggi. Persamaan kuadrat yang melibatkan trigonometri, logaritma, deret, dan lain-lain. Tenang…tenang…semua akan kita bahas dengan cara yang menyenangkan. Janji!
Contoh-contoh persamaan kuadrat untuk anak siswa SD, SMP, SMA, dan ujian ke perguruan tinggi. Bagian ini tampaknya yang akan menjadi bagian paling seru. Setiap pembaca dapat memilih contoh-contoh yang paling sesuai untuk dirinya. Bagian ini akan saya susun dengan mulus agar dapat dipelajari secara urut. Maksud saya, bila ada siswa SD membaca bagian ini dengan tekun, maka ia secara bertahap akan mampu menyelesaikan soal persamaan kuadrat level SMP. Bila ia masih berniat melanjutkan maka ia akan menguasai soal untuk level SMA bahkan soal ujian masuk perguruan tinggi.
Siswa SD dapat melakukan hal seperti itu?
Menyelesaikan persamaan kuadrat level SMA?
Mengapa tidak?
Mari kita coba!
Di setiap bahasan, saya ingin selalu menekankan cara kreatif belajar matematika. Cara kreatif ini yang membuat lebih asyik. Tentu saja hal ini agar konsisten dengan moto APIQ: Inovasi Pembelajaran Matematika Kreatif.
Bagaimana pendapat Anda?
Salam hangat…
(angger: agus Nggermanto; Pendiri APIQ)
Kategori: APIQ · Inovasi Pembelajaran
Ditandai: APIQ, asyik, buku, persamaan kuadrat
Kreatif Nan Inovatif: Perjalanan Kreativitas Mencapai Puncak
Juli 29, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar
Mengapa perlu kreatif?
Hidup lebih bermakna dengan kreatif. Bermakna bagi diri sendiri dan bermakna bagi masyarakat. Hidup tanpa kreativitas adalah monoton, datar, hampa.
Internet blogging memancing saya untuk terus kreatif. Pertama, blogging menantang saya untuk menggali memori. Temuan-temuan masa lalu saya, kini sedang saya koleksi. Kemudian saya tulis menjadi sebuah postingan khusus di blog. Proses menggali memori kemudian menuangkannya menjadi sebuah tulisan adalah proses kreatif yang mengasyikkan bagi saya.
Bagaimana pengalaman Anda?
Kedua, blog – sebagai web 2.0 – menyediakan ruang yang bebas untuk berinteraksi. Siapa saja dengan mudah menulis komentar terhadap blog saya. Komentar dari teman-teman dan para blogger ini banyak memancing ide kreatif bagi saya. Misalnya ada pertanyaan, “Apakah ada APIQ di Jakarta, Jogja, Surabaya, Makassar, dan tempat-tempat lain?” Pertanyaan sederhana. Tetapi sangat bernilai bagi kreativitas saya. Masih banyak komentar-komentar lain yang sangat bernilai.
Ketiga, kunjungan saya ke blog teman-teman sekalian banyak memberikan inspirasi kreatif bagi saya. Misal, saya suka mengunjungi blog teman saya. Akhir-akhir ini, tulisan di blog teman saya banyak berisi doa-doa yang sangat indah. Doa dari seorang sufi sejati. Padahal teman saya ini bekerja di bidang transportasi. Makanya ia punya semboyan ngebut tapi aman. Saya sendiri lebih percaya ngebut tapi banyak berdoa.
Dan masih banyak lagi pengalaman kreatif karena internet blogging. Bagaimana dengan Anda?
Awalnya, saya menulis tulisan ini akan membahas tiga level tertinggi dari kreativitas. Sebelumnya saya telah menulis dua level paling dasar dari kreativitas: kreatif eksistensial dan kreatif relasional. Bagaimana dengan 3 level yang tertinggi itu? Bersabarlah…. bersambung.
Salam hangat…
(angger: agus Nggermanto; Pendiri APIQ)
Kategori: APIQ · Inspirasi
Ditandai: APIQ, blog, inovasi, kreatif, kreativitas
Anak Brilian, Anak Jenius
Juli 29, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar
Einstein, tokoh paling jenius abad lalu mengatakan,
Bila Anda ingin anak Anda Brilian maka bacakanlah mereka dongeng-dongeng.
Tapi bila Anda ingin anak Anda Jenius maka bacakanlah mereka dongeng-dongeng lebih banyak lagi.
Bila Anda ingin mendapat ilmu bacalah buku.
Bila Anda ingin mengalami ilmu bermainlah dengan ilmu.
Bagaimana kita dapat bermain dengan ilmu?
Silakan klik:
Permainan
Salam…
Kategori: APIQ · Inovasi Pembelajaran · Pembelajaran Mandiri
Ditandai: anak, APIQ, edukasi, kartu, mainan, matematika
Horison Vertikal
Juli 29, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar
Hidup hampa tanpa bersentuhan dengan rakyat. Ketika tinggal di Gegerkalong atas saya menikmati suasana kebersamaan dengan tetangga. Karena tempat tinggal saya masuk gang, tentu saya banyak memiliki tetangga dekat. Pagi hari, istri belum sempat masak, tetangga sudah menawarkan sarapan bersama. Lain waktu, anak-anak tetangga butuh buku bacaan, mereka tinggal mengunjungi koleksi buku saya.
Dengan mudah kami saling mengenal, saling akrab, saling membantu ketika diperlukan.
Ketika saya dan keluarga pindah ke Gegerkalong bawah – lebih mendekati pusat kota Bandung – suasana agak berbeda. Mengapa hidup terasa ada yang kurang? Seberang jalan, depan rumahku adalah kantor Telkom. Sebelah kiri rumah adalah rumah besar kosong yang akan dimanfaatkan sebagai asrama mahasiswa Kalbar. Sebelah kanan rumah adalah rumah besar kosong yang sedang dijual dan belum laku. Nyaris saya tidak punya tetangga.
Untunglah ada beberapa rumah di gang ke belakang rumah. Di sanalah peluang saya mendapat tetangga baru. Saya mulai menelusuri gang itu. Mulai mengenal tetangga satu demi satu. Hidup kembali lebih bermakna. Dapat saling tolong menolong dengan sesama.
Seribu lima ratusan tahun yang lalu, Sang Nabi diperjalankan horisontal yang dahsyat! Perjalanan dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsha hanya dalam waktu sekejap. Perjalanan horisontal ini memberi pesan kepada kita agar kita selalu peduli dengan masyarakat kita. Agar kita melakukan perjalanan horisontal ke masyarakat kita. Perjalanan horisontal ini kita kenala sebagai isra’.
Kemudian Sang Nabi melanjutkan perjalanan vertikal ke langit dalam waktu sekejap pula. Sang Nabi berdialog dengan Tuhan. Perjalanan ini sering kita kenal sebagai mikraj. Perjalanan vertikal ini memberi pesan kita agar kita selalu menempuh perjalanan transendensi berdialog dengan Tuhan.
Tak terpisahkan perjalanan horisontal dan vertikal. Tak terpisahkan perjalanan isra’ dan mikraj. Selamat ber-isra’mikraj!
Salam hangat…
(angger: agus Nggermanto; Pendiri APIQ)
Kategori: Inspirasi
Ditandai: horisontal, isra mikraj, peduli, vertikal
123456
Juli 28, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar
Tak terasa kunjungan ke 100.000 telah terlampau ke blog ini.
kunjungan ke 111.111 jg sudah terlampaui bbrp hari yg lalu.
kini sy sdg menantikan kunjungan ke 123.456.
terimakasih atas kunjungan teman2 semua, komen2nya, dan masukan2nya. sy banyak belajar dari teman2 sekalian.
Kategori: Inspirasi
TARIAN
Juli 28, 2008 · 1 Tanggapan
Pagi tadi 2 anak gadisku pentas tari. indah sekali. mereka menampilkan tari tradisional sunda.
bakat tari mereka warisi dari ibunya. dulu ibunya adalah penari tradisional jawa.
bapaknya jg penari dg tambahan huruf c. jadilah: pencari.
Kategori: Inspirasi
CARA CEPAT HITUNG PANGKAT 3, KUBIK
Juli 28, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar
1. SATria masih muda. berturut2, ia menjuarai lomba panah 3 tahun. ia memperoleh 3 mahkota emas. dan mendapat sebutan TUAN SATria.
2. bertemu dg PUtri LUHAN. TUAN SATria jatuh cinta. TUAN SATria melamar dg menyerahkan 1 mahkota emas kpd PUtri LUHAN. mereka hidup bahagia dg dikaruniai anak kembar 3. bahagia sekali.
3. TUAN SATria makin cinta kpd PUtri LUHAN. TUAN SATria menyerahkan satu lagi mahkota emas kpd PUtri LUHAN. Hidup semakin bahagia bersama 3 anak kembarnya.
4. setelah remaja 3 anak kembar itu kuliah d luar kota. TUAN SATria makin tua, menyerahkan 1 mahkota emas terakhir k PUtri LUHAN. TUAN SATria meninggal. PUtri LUHAN hidup sendiri dg 3 mahkota emas.
cerita di atas adalah cara cepat menghitung kubik. yg bener?
Kategori: APIQ · Inovasi Pembelajaran
AHYA
Juli 28, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar
Aku sdg di gor. d sana banyak bendera milo. banyak yg mau badminton. tp mereka gak bs main. krn netnya dicopot. mau dipakai pentas nari.
aku jg mau main badminton tp gak bisa krn gak bawa raket. padahal kok sdg siap.
pentas tari jg msh lama. jd hrs nunggu,
capek deh!
Kategori: Badminton