APIQ: Matematika Kreatif Aritmetika Quantum

Internet Blogging Penolong APIQ: Sebuah Pengantar

Mei 26, 2008 · 1 Komentar

Saya tidak tahu pasti harus dari mana memulai menulis. Sudah lama saya menulis. Sudah berhasil menjadi satu buku APIQ. Tetapi belum behasil. Sudah berhasil tetapi juga belum berhasil.

Bila Anda membaca tulisan ini dari media digital – internet blog atau komputer – maka hal itu menunjukkan bahwa saya sudah berhasil menulis buku APIQ secara digital. Tetapi belum tentu buku secara fisik – off line.

Tetapi bila Anda membaca tulisan ini melalui buku APIQ maka hal itu menunjukkan bahwa saya telah berhasil menuliskan buku APIQ dan menerbitkannya. Buku APIQ menjadi buku paling panjang penggarapannya. Saya telah merampungkan tulisannya sejak 2004 tetapi baru akan selesai diterbitkan 2008.

Saya bermaksud menulis tulisan ini adalah sebagai pengantar buku APIQ yang saya cintai. Saya menyusun buku APIQ menjadi 2 bagian besar plus 1 bagian kecil. Bagian 1 akan membahas konsep awal dari matematika kreatif APIQ. Pada bagian ini kita akan mendiskusikan beberapa contoh perhitungan matematika APIQ. Silakan menikmatinya.

Di bagian 1 ini saya mendapat banyak bantuan dari teman saya Dadi Supriadi. Banyak tulisan di bagian ini yang ditulis oleh A Dadi. Terima kasih yang tulus saya sampaikan kepada A Dadi atas partisipasinya yang luar biasa. A Dadi adalah salah satu guru APIQ yang kaya pengalaman membimbing siswa-siswa APIQ. Gaya mengajarnya yang santai banyak disukai para siswa APIQ.
Di bagian 1 ini terdapat tulisan yang mudah dicerna tetapi ada pula beberapa bagian yang mengharuskan Anda terlibat pemikiran penuh untuk mencernanya. Tetapi jangan khawatir saya telah berusaha untuk mengemasnya sesederhana mungkin. Anda tidak harus membacanya secara urut dari awal sampai akhir. Kita dapat membaca bagian 1 ini dengan melompat-lompat sesuai cara kerja otak kanan. Mulailah dari yang menarik menurut Anda.
Tetap menjadi kekhasan dari buku APIQ adalah konsep-konsep ini sebagian besar sudah kita ujikan di kelas-kelas APIQ. Tentu saja, sejauh ini sudah memberikan hasil yang sangat baik. (Jika tidak memberikan hasil sangat baik, mengapa repot-repot menulis buku APIQ?).

Bagian 2 adalah pemikiran-pemikiran saya yang pada awalnya saya tulis di blog internet: apiq.wordpress.com atau apiqquantum.wordpress.com. Bagian 2 ini mengambil spektrum pemikiran yang lebih luas di banding dengan bagian 1. Bagian 2 juga memuat berbagai filosofi dasar APIQ yang biasanya saya tulis berupa kisah atau pengalaman sehari-hari siswa APIQ.
Lebih jauh dari itu, bagian 2 juga menyoroti sekilas beberapa kursus matematika yang ada di Indonesia selain APIQ. Saya sering menyebut-nyebut nama Sempoa, Kumon, Sakamoto, Jarimatika dan lain-lain. Saya mohon maaf bila ada yang tidak berkenan dengan tulisan saya di bagian 2 ini. Di beberapa tempat saya mengkritisi kursus-kursus matematika tersebut. Tetapi di beberapa tempat yang lain saya memberi apresiasi yang tulus. Sejatinya, saya banyak berhutang budi kepada mereka semua.
Masih di bagian 2 ini juga saya membahas beberapa soal matematika untuk UN, SPMB, UMPTN, dan SNMPTN. Pembahasan mengambil pendekatan yang beragam. Saya berharap para siswa dapat mengambil manfaat dari berbagai macam pilihan yang tersedia.
Rumus cepat matematika menjadi salah satu tema yang sering saya bahas pada bagian 2 ini. Di Internet (blog) sudah banyak komentar-komentar tentang tulisan ini. Anda dapat melihat langsung komentar-komentar itu melalui blog APIQ: http://apiqquantum.wordpress.com.

Berbagai macam jenis permainan matematika kreatif banyak saya ceritakan di bagian 2. Bagi Anda seorang guru atau orang tua dapat memanfaatkan bagian 2 ini untuk mengajarkan matematika secara kreatif. Permainan ini berkisar dari permainan aritmetika sampai permainan aljabar. Terdapat juga beberapa jenis permainan fisik seperti onde milenium, kartu milenium, dadu milenium, dan lain-lain.

Saya banyak berhutang budi kepada para siswa APIQ dan civitas akademika APIQ dalam menuliskan bagian 2. Hampir seluruh kisah bagian 2 adalah pengalaman kami bersama para siswa APIQ. Tidak mungkin saya dapat menulis bagian 2 ini tanpa interaksi dengan para siswa. Terima kasih yang sebesar-besarnya saya sampaikan kepada para siswa APIQ, orang tua siswa, dan para guru APIQ.
Blogging di wordpress.com juga memicu saya untuk terus menulis bagian 2 ini. Salut kepada wordpress yang memberi layanan blog gratis dengan kualitas profesional.

Bagian 3, bagian terakhir adalah bagian terpendek dalam buku APIQ ini. Saya menuangkan pengalaman pribadi saya dalam menulis buku dan harapan-harapan saya di masa depan.

Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang membantu atas terbitnya buku APIQ ini. Mohon maaf, hanya sebagian saja yang dapat saya cantumkan dalam pengantar ini.
Terima kasih kepada Tuan Hunain yang telah bersusah payah untuk menerbitkan buku APIQ ini.
Terima kasih kepada tim editor – Zaenal, Hendri dkk -  yang harus berjuang ekstra mengedit tulisan yang berupa angka dan simbol matematika.
Terima kasih kepada para blogger yang telah memicu banyak pemikiran kreatif.
Teristimewa, terima kasih kepada istriku tercinta yang telah mengikhlaskan suaminya menatap layar komputer berjam-jam. Bukan hanya mengikhlaskan, tetapi memberi dukungan sepenuhnya. I love u 4ever.
Kepada anak-anak saya yang lucu-lucu dan cerdik-cerdik, saya sampaikan ribuan terima kasih. Kaulah sumber inspirasiku.
Kepada para pembaca, saya ucapkan banyak terima kasih. Kritik dan saran sangat saya harapkan. Bila berkenan, tolong sampaikan melalui blog kami http://apiq.wordpress.com atau http://apiqquantum.wordpress.com.
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmatNya kepada kami semua.

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto; Pendiri APIQ)
Mei 2008

Kategori: Inovasi Pembelajaran · Pembelajaran Mandiri
Tagged: , , , ,

1 response so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar