Sudah langganan dari tahun ke tahun, statistik selalu muncul dalam UN, SPMB, UMPTN, atau SMN PTN ( atau apa pun namanya nanti). Soal SPMB biasanya lebih cerdik dari soal UN. SPMB memancing beberapa teknik berpikir tertentu. Tetapi UN kadang hanya mengandalkan hafalan rumus statistik. Saya sendiri lebih menyukai soal yang tipe cerdik.
Topik paling sering muncul dalam statistik adalah menghitung nilai rata-rata (mean). Tentu konsep rata-rata (mean) sangat sederhana. Hanya cara menghitungnya yang kadang agak menakutkan. Kita harus menjumlahkan semua data kemudian membagi dengan banyaknya data.
Contoh soal.
Dari 11 siswa yang diukur tinggi badannya, diperoleh data tinggi (dalam cm): 118, 119, 120, 120, 120, 121, 122, 122,123,123, 123. Berapa rata-rata tinggi badan dari 11 siswa tersebut?
Pertama, tinggal jumlahkan semua lalu bagi dengan 11. Tentu kita dapat melakukannya. Hanya masalah semangat saja kan?
Kedua, cobalah menggeser data agar lebih sederhana.
Saya pernah bertemu dengan seorang lulusan matematika ITB yang ahli statistik. Saya bertanya apakah cara menggeser data ini dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah?
Sang ahli statistik itu mengatakan,
”Dalam istilah statistik hal itu disebut dengan transformasi data. Tetapi saya tidak menyangka cara ini dapat kita gunakan untuk menyelesaikan soal UN dan SPMB. Saya sering menggunakannya untuk menghitung data statistik yang rumit.”
Bagaimana cara melakukan menggeser data?
Intinya adalah buat lebih sederhana. Misalnya, 120 kita geser menjadi 0 maka datanya menjadi:
-2, -1, 0, 0, 0, 1, 2, 2, 3, 3, 3.
Jumlah dari seluruh data = 11.
Maka rata-rata = 11/11 = 1.
Kita peroleh rata-rata sebenarnya = 1 + 120 = 121 (Selesai).
Mungkin beberapa di antara kita ada yang tidak suka dengan bilangan negatif. Maka anggaplah data paling kecil = 0. Jadi 118 kita anggap 0. Maka data tergeser menjadi:
0, 1, 2, 2, 2, 3, 4, 4, 5, 5, 5
Jumlah dari seluruh data = 33
Maka rata-rata = 33/11 = 3.
Kita peroleh rata-rata sebenarnya = 3 + 118 = 121 (Selesai).
Contoh soal:
Dari sebuah tes matematika,
5 anak memperoleh nilai 65,
7 anak memperoleh nilai 70,
8 anak memperoleh nilai 80,
5 anak memperoleh nilai 85,
Berapa nilai rata-rata dari 25 anak di atas?
Pertama, jumlahkan (5×65) + (7×70) + (8×80) + (5×85). Kemudian bagi hasilnya dengan 25. Kita akan memperoleh nilai rata-rata yang diinginkan.
Kedua, geser 65 menjadi 0.
Jumlahkan (5×0) + (7×5) + (8×15) + (5×20) = 255
Maka rata-rata = 255/25 = 10,2
Kita peroleh rata-rata sebenarnya = 10,2 + 65 = 75,2 (Selesai).
Contoh-contoh di atas merupakan contoh sederhana. Tapi cukup jelas mengilustrasikan maksud untuk memudahkan perhitungan rata-rata. Dengan berlatih mengerjakan beberapa soal lagi, saya yakin, kita akan menguasainya dengan baik.
Selamat berjuang….Semoga sukses!
Bagaimana pendapat Anda?
Salam hangat…
(agus Nggermanto; Pendiri APIQ)
23 tanggapan so far ↓
putra // April 3, 2008 pada 5:28 am |
cerdik memang
ditunggu tulisan yang lebih menarik lagi
abot // April 6, 2008 pada 2:50 am |
perbanyak cara cepat seperti itu yang membuat matematika smakin menarik dan enak tuk dipelajari gak membosankan,end jangan bosan2 yaa Bung tuk berbagi ilmu tuk memajukan bangsa ni yang smakin taun makin terpuruk…..TETAP SEMANGAT Wassalam
iandre // April 7, 2008 pada 9:05 am |
Wah,, keren! Aku semakin ngeh nih ngerjain statistika. Tolong nyang lainnya yah………
celly // April 9, 2008 pada 4:59 am |
keren ya,caranya lumayan mudah untuk dipahami…….
di tunggu cara2 lain untuk soal yang lebih sulit ya……trigonometri,dkk gitu….hehe….
makasih……..
echi // April 12, 2008 pada 1:36 pm |
k…. kalau ngasih carah cerdas yg iklas dong…………!!!!!!! jangan…. kayak orang yang terpaksa gituloh…… end k….. jangan angap remeh kami dong ……. end to kata -kata k… mohon lebih di baikin
gembira // Agustus 10, 2008 pada 12:09 pm |
wah… kern bgt ne…
cb dr dulu gw tau yg ky ini mngkn gw udh lulus test stan kali ya..//??
hahah
thanks dech….
kl ad ksh tw lg ya rumus2 mudah nya
apiqquantum // Agustus 10, 2008 pada 1:06 pm |
Terimakasih teman-teman!
@gembira
Bergembiralah terus untuk belajar.
Tidak ada kata terlambat untuk belajar.
Saya akan menuliskan terus berbagai macam cara mudah belajar matematika.
Salam…
pardi // Agustus 19, 2008 pada 5:18 am |
Hati2 kalo mengajarkan rumus praktis atau apapun istilahnya. Saya stuju dan salut, anda masih mempertanyakan apakah ini bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah atau tidak.
Tapi saya tetap agak khawatir, karena kadang cara2 praktis tidak membuat orang semakin paham esensinya. Misalnya, dengan cara praktis ini, apakah orang tetap mengerti esensi dari mean. Sehingga nantinya pun dia mengerti arti penting nya dalam operasi2 statistik yg lebih lanjut seperti mencari z skor, korelasi, dll..
apiqquantum // Agustus 19, 2008 pada 1:47 pm |
Terima kasih pardi,
tepat guna, tepat sasaran, tepat waktu, tepat….
rifky // November 2, 2008 pada 9:10 am |
mau dun ajarin cara mudah berhitung matematika, ni rifky anak kelas 3 SMA yang mau UN & SPMB.
doain yah yar lulus,amin.
aku manggilnya apani?
ka aja yah.
aku lemah dalam aljabar, pecahan, dll.
tapi kalo rumus2 n cara2nya tau, konsepnya bisa, masalahnya cuma berhitungnya salah mulu,hehehe…
aku mohon ka kakak mau ngajarin aku.
kabarin aku yah ka, makasih ka.
rp.
darsam // Desember 2, 2008 pada 6:27 am |
luar biasa, saya baru tahu ada cara cepat menghitung rata-rata. Tanks a lot my brother.
lili // Februari 4, 2009 pada 2:50 am |
Ssetau saya, di buku-buku sma juga diajarkan cara seperti itu. So, ini bukan sesuatu yang baru harusnya tuk anak-anak sma.
Atris suryatna krisma // Februari 12, 2009 pada 4:02 am |
Blajarlah untuk ilmmu dan jika kau mampelajari senua pengetahuan maka kau akan mendapat kan kesenangan dunia akherat.
kuningan 01 02 2009
Atris S K
Tnda tangan
edi // Maret 8, 2009 pada 3:55 pm |
sudah cukup membantu, terus tambah yups
Freezy // Mei 28, 2009 pada 2:04 am |
Keren Mas !!
maju terus Madas,smga artikel sprti ini smkin bnyak.
Mas,pny artikel ttg tips mencari hasil perpangkatan cepat,misalny hasil dari 98 pangkat 56 brpa ?
Thx !
Areyou // Juni 1, 2009 pada 1:04 pm |
Woow Keren APIQ
tapi ngomong2 jual bukunya tidak ya.. kalo ada dimana saya bisa mendapatkannya..
TkB
Sem // September 30, 2009 pada 9:41 am |
Wah…udah lama ya ga liat rumus matematika..
pengen belajar matematika..kalau sudah jadi insinyur matematika nanti kerja apa ya..tertarik tapi masih ragu nih..
yasin // September 30, 2009 pada 11:29 am |
oc. buanget,,,,,,,…… mga bermanfatt slalu/
onni // September 30, 2009 pada 1:33 pm |
aku bingung dan kucoba untuk mencari disini
yuvie // Oktober 6, 2009 pada 8:38 am |
wow,,,,,,,,,,keren…!!!!!!!!!!!!
aq dach lebih mudah memahami n mengingat@……..
benar2 sangat berguna,,
thanks yach…..
Mr. JO // Oktober 12, 2009 pada 1:26 pm |
excellent/////
ditunggu cara2nya yg lebih mudah ar kt ga tkut lg ma matik\\\\\
syafaat // Oktober 12, 2009 pada 2:22 pm |
mau dong cara cepat menghitung rumus MTK yg lain….
vindelz // November 14, 2009 pada 3:55 pm |
keren dah rumus nya
bikin tambah seneng sama matematika