APIQ: Matematika Kreatif Aritmetika Quantum

Matematika Badminton

Maret 1, 2008 · 3 Komentar

Tadi siang saya ngobrol-ngobrol santai dengan Pak Ary Achmad Arman. Dari obrolan itu tercetus ide untuk bersama-sama menulis sebuah buku ”Matematika Badminton”. Matematikan Badminton akan mengurai dan menganalisis permainan badminton secara matematis. Kita dapat pula memandang Matematika Badminton adalah penerapan matematika untuk bidang badminton. Kedua prespektif di atas sah-sah saja.

Saya sendiri berharap buku Matematika Badminton adalah buku sederhana. Buku ini mudah dipahami bagi orang pada umumnya. Tidak mengharuskan atau mensyaratkan pengetahuan matematika yang dalam. Justru dengan membaca buku ini kami berharap para pembaca menambah wawasan tentang matematika.

Saya memperkirakan buku ini akan banyak menggunakan rumus-rumus matematika sederhana. Rumus paling favorit adalah fungsi linear (garis lurus). Fungsi linear akan kita gunakan untuk menentukan kecepatan bola (shuttel cock), waktu tempuh, dan jarak lintasan. Rumus yang sedikit lebih canggih adalah fungsi kuadrat. Fungsi kuadrat lebih teliti dari fungsi linear karena fungsi kuadrat mencoba memasukkan faktor percepatan atau perlambatan. Kami akan berusaha sesedikit mungkin menggunakan kalkulus. Mungkin analisis geometri akan lebih banyak kita gunakan.

Matematika Badminton juga akan membantu para pecinta badminton tanah air – hobi atau profesional – untuk memahami badminton secara saintifik. Dengan pemahaman ini, kita dapat menyusun strategi dan taktik yang paling cocok untuk setiap permainan.

Bagi saya di APIQ, buku ini memperkaya perbendaharaan teori dan aplikasi matematika. Tentu, siswa APIQ akan memperoleh manfaat yang sangat besar dari buku ini.

(agus Nggermanto; pendiri APIQ)

APIQ: Inovasi Pembelajaran Matematika. APIQ membuka program kursus matematika kreatif yang mengembangkan kecerdasan anak dengan cara fun, gembira, dan mengasyikkan serta lebih cepat. APIQ menumbuhkan motivasi belajar anak dengan pendekatan Quantum Learning, Quantum Quotient, dan Experiential Learning. Berbeda dengan pendekatan metode pendidikan atau pembelajaran matematika yang pada umumnya menempatkan aljabar sebagai fundamental, APIQ justru menempatkan aritmetika sebagai fundamental utama matematika. Pendekatan aritmetika menjadikan matematika lebih konkret tidak abstrak seperti aljabar. APIQ mempelajari matematika secara utuh dari aritmetika, aljabar, geometri, statistik, kalkulus, dan lain-lain. APIQ menyiapkan program untuk anak usia 4 tahun (TK), SD, SMP, SMA, sampai lulus SMA (preuniversity). APIQ membuka peluang bagi Anda yang berminat membuka cabang franchise. Anda dapat menghubungi APIQ di apiq.wordpress.com atau (022) 2008621 atau 0818 22 0898 atau quantumyes@yahoo.com . APIQ berasal dari kata Aritmetika Plus Inteligensi Quantum.

Kategori: Badminton · Matematika Populer
Tagged: , , , , , ,

3 tanggapan so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar