Semangat pagi
Keindahan Bandung
Ukir prestasi
Tak terbendung
Selamat Pagi Bandung
Juli 4, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar
→ Leave a CommentKategori: Inspirasi
Tagged: Inspirasi
Melintasi Jawa Lagi
Juli 3, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar
Dari Jawa Timur ke Jawa Tengah, Jawa Barat.
Kali ini tampaknya tidak lewat DIY.
Lanjut ke DKI, Banten, kembali ke Jabar.
Terimakasih Tuhan atas segala karuniaMu.
→ Leave a CommentKategori: Inspirasi
Tagged: jawa, perjalanan
Jumat di Jawa
Juli 3, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar
Mari kita tingkatkan ketakwaan.
Mukjizat terbesar adalah Alquran.
Jika jin manusia bersatu tidak akan mampu membuat yang serupa.
Nabi Isa dapat menghidupkan orang mati.
Nabi dapat mendengar suara rindu pohon kurma.
Apakah Anda rindu kepada Nabi?
“Wahai Muhammad siapa yang dapat melindungimu?” sambil menghunuskan pedang.
“Allah…Allah…Allah…”
Mukjizat tidak dapat ditandingi apa pun
→ Leave a CommentKategori: Inspirasi
Tagged: Inspirasi
Bincang Pendidikan Matematika Anak Kreatif
Juli 3, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar
Paman APIQ meminta agar saya mencatat berbagai macam ide saya. Dengan mencatatnya kita akan lebih mudah mengingatnya. Bahkan kita juga akan lebih mudah lagi mengembangkan ide-ide tersebut menjadi sesuatu yang lebih bernilai.
Kali ini saya akan menuliskan beberapa ide tentang pendidikan matematika anak kreatif. Lagi-lagi Paman APIQ banyak memberi inspirasi. Sedangkan Paman APIQ mendapat banyak inspirasi dari Al, Geo, Meti.
1. Seorang anak adalah anugerah bagi kita dan semesta. Apa pun kondisi seorang anak, kita patut bersyukur. Anugerah seorang anak dapat berupa bakat-bakat dan kelebihannya. Dapat juga berupa berbagai cobaan yang memperkuat jiwa orang tua dan orang-orang di sekitarnya. Pernahkah Anda memikirkan bagaimana perasaan seseorang yang tidak dianugerahi seorang anak?
2. Setiap anak memiliki misi dan perannya masing-masing. Tidak ada seorang anak pun yang lahir di muka bumi ini dengan sia-sia. Anak Anda mengemban sebuah misi mulia. Tugas kita adalah membantu mereka menggapai misinya.
3. Anak-anak telah memiliki bekal untuk menjadi dirinya. Setiap anak terlahir jenius. Pertahankan kejeniusan anak kita dengan tidak merusaknya. Bahkan bantu anak kita mengembangkan kejeniusan mereka.
4. Siapkan media pembelajaran. Banyak hal yang dapat membantu anak kita tumbuh berkembang untuk memenuhi misi mereka. Belajar bahasa dan seni tentu sangat membantu. Apalagi belajar matematika kreatif pasti sangat bermanfaat bagi putra-putri kita.
5. APIQ memfasilitasi putra-putri kita untuk belajar matematika kreatif. Apapun misi anak kita, belajar matematika kreatif akan sangat membantu anak kita. Inovasi-inovasi pembelajaran matematika kreatif merangsang putra-putri kita untuk terus maju.
6. Belajar = bermain, bermain = belajar. Bagi seorang anak, belajar dan bermain adalah suatu hal yang sepadan. Karena itu APIQ banyak berinovasi menciptakan permainan-permainan matematika kreatif.
7. Dan lain-lain.
Paman APIQ terus-menerus melakukan riset inovasi pembelajaran matematika kreatif. Mari kita doakan semoga inovasi-inovasi ini memberi manfaat besar bagi putra-putri kita dan semesta.
Bagaimana menurut Anda?
Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)
→ Leave a CommentKategori: APIQ
Tagged: APIQ, kursus matematika kreatif, matematika kreatif, pendidikan anak, pendidikan matematika
Konsistensi Tahu Diri
Juli 2, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar
Tak masalah berapa kali Anda terlempar keluar jalur
Tak masalah berapa kali Anda terjatuh
Tak masalah berapa kali Anda terluka
Yang penting Anda tetap konsisten menuju kiblat
Bangun, raih kiblatmu
Dalam setiap diri terdapat bekal untuk menemukan kiblat
Temukan dan raih kiblat
→ Leave a CommentKategori: Inspirasi
Tagged: Kiblat, konsisten
Geometri Kreatif APIQ: Inovasi Pembelajaran Matematika Geometri
Juli 2, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar
Perbincangan Paman APIQ dengan Al, Geo, Meti menghasilkan banyak inovasi pembelajaran matematika kreatif. Pada kesempatan ini saya ingin mencatat beberapa inovasi Paman APIQ di bidang geometri kreatif.
1. Pemahaman konsep luas. Dengan memainkan kubus milenium, dadu milenium, atau mino milenium anak-anak akan dengan mudah dan senang memahami konsep luas segi empat.
2. Pemahaman konsep keliling. Masih dengan permainan yang sama – kubus, dadu, mino milenium – anak-anak berpetualang gembira memahami konsep keliling.
3. Konsep luas segitiga. Anak-anak lebih mudah mengenal konsep segitiga sebagai 1/2 dari persegi panjang. Dengan bantuan kertas lipat anak-anak bermain segitiga milenium. Pada waktunya, anak-anak akan mengenal 1/2 x alas x tiggi untuk luas segitiga sembarang.
4. Konsep segitiga sudut. Tahukah Anda mengapa besar 3 sudut dalam sebuah segitiga bila dijumlahkan sama dengan 180 derajat? Tahukah Anda mengapa 180 derajat sama dengan pi radian? Mainkanlah segitiga milenium untuk memahaminya….
5. Konsep segitiga Pythagoras siku-siku. Tidak selalu mudah memahami konsep segita Pythagoras (Phytagoras). Tetapi Paman APIQ menemukan inovasi penting untuk segitiga siku-siku. Bermainlah dengan segitiga milenium.
6. Konsep volume kubus dan balok. Sangat mudah bagi anak-anak menguasai konsep volume dengan memainkan dadu, kubus, atau mino milenium.
7. Konsep bilangan pi = 22/7 = 3,14. Tahukah Anda mengapa muncul bilangan ajaib pi = 22/7 = 3,14? Mainkan permainan pi milenium maka kita akan memahami konsep pi = 22/7 dengan baik. Permainan ini sangat mempesona.
8. Konsep keliling lingkaran. Apakah Anda ingat rumus keliling lingkaran? Banyak orang telah lupa rumus keliling lingkaran. Mainkan pi milenium maka keliling lingkaran adalah sebuah kejaiban geometris.
9. Konsep sudut radian. Mengapa sudut satu lingkaran adalah 360 derajat? Mengapa muncul istilah 2pi radian? Masih bermainlah dengan pi milenium maka Anda akan makin mengagumi matematika geometri.
10. Konsep luas lingkaran. Ini adalah permainan yang paling menarik. Permainan luas lingkaran melibatkan konsep-konsep matematika tingkat tinggi. Salah satunya adalah konsep limit menuju tak hingga. Meski demikian semua petualangan ini adalah permainan yang menarik.
11. Konsep volume tabung. Tentu menjadi mudah bagi anak-anak menguasai konsep volume tabung setelah mereka mengenal konsep luas lingkaran. Selanjutnya konsep volume dapat kita perluas ke seluruh bentuk prisma.
12. Volume kerucut dan limas.
13. Volume bola
14. Dan lain-lain.
Masih banyak inovasi yang sedang berkembang. Paman APIQ terus berpetualang di matematika kreatif bersama Al, Geo, Meti. Hasil inovasi mereka akan saya tuliskan di sini. Selamat berpetualang dengan matematika kreatif…
Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)
→ Leave a CommentKategori: APIQ
Tagged: APIQ, geometri, kursus matematika kreatif, matematika kreatif, permainan matematika
Berusaha Mengerti
Juli 1, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar
Seakan-akan seseorang merasa sudah mengerti
Padahal salah mengerti
Bahkan sama sekali tidak mengerti
Apakah Anda mengerti
Semoga saya tidak salah mengerti
Tapi sangat mungkin kita salah mengerti
Cobalah untuk mengerti
Segala yang kita perlu mengerti
Semoga saling mengerti
→ Leave a CommentKategori: Inspirasi
Tagged: Mengerti
Matematika (Kalkulus) Menyelesaikan Masalah Filosofis
Juni 30, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar
Paman APIQ dengan bangga menyatakan bahwa matematika dapat menyelesaikan masalah filosofis. Penyelesaian matematis ini – lebih tepatnya kalkulus – memuaskan hampir semua pihak. Solusi kalkulus tidak berupa pemikiran-pemikiran spekulatif tetapi solusi eksak yang dapat dibuktikan dengan logika formal.
Apa sih maksudnya?
Paman APIQ mulai bercerita tentang katak tua dan ular muda ganas.
Terengah-engah berlari melompat-lompat, katak tua kehabisan nafas. Sedangkan ular muda terus mengintainya, siap memangsa.
Jarak semakin dekat…
“Cukup…! Berhenti…!” teriak katak tua.
Ular muda berhenti. Menunggu apa yang akan dilakukan katak tua.
“Aku lelah….aku sudah tua. Mungkin sudah takdirku akan menjadi santapanmu, ” katak tua mulai memainkan taktik.
Meski masih muda, ular muda itu tetap waspada terhadap macam kemungkinan tipu daya bakal mangsa. Ular muda itu hanya menatap mata katak tua yang tampaknya akan menjadi santapan lezat.
“Aku ikhlas… menjadi mangsamu dengan satu syarat,” katak tua bicara dengan pelan. Ular muda tetap membisu dan waspada terhadap kemungkinan tipu daya dari katak tua.
Masih sambil menahan lelah, katak tua melanjutkan,
“Berhentilah kamu di situ jarak satu meter dariku. Kamu boleh memangsaku jika berhasil menyentuhku dengan cara khusus. Yaitu kamu boleh mendekatiku sejauh 1/2 dari jarak yang tersisa. Sekarang kamu berjarak 1 meter. Maka kamu boleh mendekatiku 1/2 m, lalu boleh mendekatiku 1/4 m, lalu 1/8 m, dan seterusnya.”
Ular muda berpikir sejenak lalu menjawab, “Setuju. Mari kita mulai…!”
Ular muda mendekati katak tua sesuai aturan, 1/2 m, 1/4 m, 1/8 m, 1/16 m, 1/32 m, 1/64 m …
“Kena kau, Katak tua,” kata Ular muda bersemangat.
“Hei, jangan curang kau Ular muda. Pasti masih tersisa 1/2 jarak yang terakhir kan!”
“Buktinya, aku sudah menyentuhmu nih…”
“Tidak mungkin…! Pasti masih ada 1/2 jarak tersisa. Jangan curang kau!”
Mereka terus bertengkar.
Paman APIQ menghentikan ceritanya sejenak. Tampak Al, Geo, dan Meti berpikir serius. Saya sendiri mulai teringat kenangan saya saat mengambil mata kuliah kalkulus 1 di ITB.
“Kalkulus menyelesaikan masalah di atas dengan sangat memuaskan, ” Paman APIQ menandaskan.
*bersambung
→ Leave a CommentKategori: APIQ
Tagged: APIQ, filosofis, kalkulus, kursus matematika kreatif, matematika kreatif
Melintasi Jawa
Juni 27, 2009 · 2 Komentar
Dari jabar, ke jateng, yogya, jateng, lalu jatim
Tanah kelahiran tercinta
→ 2 CommentsKategori: Inspirasi
Tagged: jawa