APIQ: Matematika Kreatif Aritmetika Quantum

Mission Imposible dari Yunani Kuno: Matematika Sederhana

November 30, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Beberapa hal tampak mudah dan sederhana. Ternyata sangat sulit untuk melakukannya. Sebaliknya ada hal lain yang tampaknya sangat sulit. Tetapi sangat mudah menyelesaikannya.

Paman APIQ sering menampilkan fenomena di atas dalam berbagai kesempatan. Menarik akar kuadrat atau akar kubik, untuk himpunan bilangan rasional, tampak menjadi masalah yang sulit. Tetapi begitu kita mendalaminya ternyata sangat mudah dan menyenangkan.

Paman APIQ berkisah bahwa sejak ribuan tahun yang lalu terdapat tugas sederhana tapi ternyata sangat sulit. Para Geometer, ahli matematika geometri, asal Yunani Kuno penasaran bagaimana cara membuat persegi (bujur sangkar) yang luasnya sama dengan luas suatu lingkaran. Dengan hanya menggunakan alat penggaris dan jangka.

Tentu saja penggaris dan jangka adalah peralatan yang sangat ampuh. Ahli matematika kuno yakin bahwa lingkaran dan garis lurus adalah dasar dari segala bentuk. Hal ini memang benar adanya. Jadi kita dapat menggambar hampir apa saja dengan memanfaatkan penggaris dan jangka saja.

Gambar serumit apa pun dapat kita gambar menggunakan penggaris dan jangka. Hanya tingkat kerumitannya saja yang membedakan. Para Geometer Yunani kuno ahli dalam bidang ini.

Tetapi tugas sederhana:

“gambarkan sebuah persegi (bujur sangkar) yang luasnya sama dengan luas suatu lingkaran”

ternyata tidak ada yang sanggup melakukannya.

Puluhan tahun berlalu. Tidak ada ahli matematika yang berhasil melakukannya. Ratusan tahun berlalu pun tidak ada perkembangan berarti. Setelah dua ribu tahun berlalu… barulah titik terang muncul.

Para ahli matematika sama sekali tidak menduga jawaban tersebut. Persoalan geometri sederhana tersebut memang tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan geometri. Solusi justru muncul dari cabang matematika yang lain: aljabar, lebih tepatnya aljabar modern.

Aljabar modern (dikenal juga sebagai aljabar abstrak) baru berkembang pada abad ke-19 dengan tokoh pemuda Galois.

Aljabar modern memberi jawaban dengan meyakinkan:

TIDAK MUNGKIN menggambar persegi dengan luas sama dengan luas lingkaran tertentu.

Perjalanan misi ribuan tahun itu akhirnya selesai juga dengan kesimpulan memang tidak mungkin atau tidak bisa.

Dalam matematika, sama pentingnya menyimpulkan sesuatu sebagai terbukti tidak mungkin atau terbukti memang benar.

Langkah aljabar modern kemudian terus semakin maju dengan mampu menyelesaikan beragam persoalan yang sebelumnya tidak dapat dipecahkan.

Tetapi Paman APIQ sendiri agak jarang memunculkan persoalan semacam di atas: mission imposible, tampak mudah tetapi ternyata sulit. Model persoalan matematika semacam ini sangat cocok bagi para ahli matematika atau pecinta berat matematika.

Paman APIQ justru lebih sering menampilkan model kebalikannya: tampak sulit ternyata mudah.

Silakan coba hitung:

12345679 x 72 = …..

Ayo….pantang menyerah!

Atau coba dulu yang ini:

12345679 x 9 = …..
12345679 x 36 = …..

Selamat berpetualang….

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

→ Tinggalkan KomentarKategori: APIQ · inovasi pembelajaran matematika
Ditandai: , , , , ,

Test WordPress

November 29, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Dulu saya pernah nulis tentang dampak jarimatika. Kok bisa hilang ya…? Mengapa ya?

→ Tinggalkan KomentarKategori: Matematika Populer
Ditandai: ,

Berharap Berhenti

November 29, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Masihkah
Mungkinkah
Akankah

Peminta menjadi pemberi
Penjarah menjadi pembela
Pelanggar menjadi penegak
Penipu menjadi pemimpin
Pembohong menjadi corong

Berharap berhenti
Berhenti berharap

Segalanya bisa terjadi
Yang tidak mungkin
Menjadi mungkin
Menjadi pasti

Jangan
Berhenti berharap
Tapi
Berharap berhenti

→ Tinggalkan KomentarKategori: Inspirasi
Ditandai: , ,

Latihan Limit Trigonometri yang Mudah dan Asyik

November 28, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

1. \lim {x \rightarrow 0}\:\: \frac {sin 5x}{3x} = ...

2. \lim {x \rightarrow 0} \:\:\frac {sin 5x - tan 2x}{ sin 3x + tan 2x} = ...

3. \lim {x \rightarrow 0} \:\:\frac {1 - cos 2x}{x^2} = ...

Soal latihan di atas cukup menggetarkan bagi sebagian besar siswa. Tetapi jangan takut. Mari kita ikuti saran Paman APIQ untuk memudahkan latihan limit di atas.

Pertama mari kita ingat rumus-rumus dasar limit trigonometri yang sudah kita modifikasi.

sin x = x = tan x

1 – cos x = 1/2 x^2

Semua berlaku untuk limit x menuju 0.

Mari kita bahas latihan di atas satu demi satu.

1. \lim {x \rightarrow 0} \:\:\frac {sin 5x}{3x} = ...

= 0/0 = 5x/3x = 5/3 (Selesai).

Mudah kan?

Tentu kita dapat menerapkan dalil L’Hospital karena berbentuk 0/0. Turunkan bagian atas dan bagian bawah. Maka

(5 cos 5x)/3 = 5.1/3 = 5/3 (Selesai).

Dua cara di atas memberikan hasil yang konsisten. Menambah keyakinan untuk mengandalkannya.

2. \lim {x \rightarrow 0}\:\: \frac {sin 5x - tan 2x}{ sin 3x + tan 2x} = ...

= 0/0 = (5x – 2x)/(3x + 2x) = 3x/5x = 3/5 (Selesai).

Bagaimana bila kita coba menerapkan dalil L’Hospital?

Tentu saja bisa. Tetapi Paman APIQ tidak menyarankannya. Menurunkan fungsi tan 2x bukanlah tugas yang sederhana.

3. \lim {x \rightarrow 0}\:\: \frac {1 - cos 2x}{x^2} = ...

= 0/0 = (\frac {1}{2} {(2x)}^2)/(x^2)

= \frac {1}{2}.4 = 2 (Selesai).

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

→ Tinggalkan KomentarKategori: APIQ · inovasi pembelajaran matematika
Ditandai: , , , , ,

Memudahkan Belajar Limit Trigonometri

November 27, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Bentuk limit trigonometri termasuk bentuk limit yang rumit. Mengapa?

1. Konsep trigonometri sendiri mungkin belum dipahami dengan baik. Apa makna sinus, cosinus dan kawan-kawan? Apa lagi sekarang gabung dengan limit, tentu semakin rumit.

2. Identitas trigonometri yang beragam. Beragamnya identitas ini sering justru membingungkan. Siswa yang paham bentuk sinus mungkin saja menjadi bingung ketika berubah bentuk menjadi cosinus atau lainnya.

3. Dalil L’Hospital sering merepotkan bila kita terapkan pada bentuk trigonometri. Mengapa? Turunan trigonometri sering berputar-putar tanpa akhir.

Sekarang mari kita ikuti saran Paman APIQ untuk memudahkan belajar limit trigonometri.

Rumus dasar limit trigonometri yang paling terkenal adalah

\lim_{x \rightarrow 0} \frac{sinx}{x} = 1

Paman APIQ menyarankan satu langkah lagi dari bentuk di atas menjadi

Karena
(sin x)/x = 1
maka

sinx = x

Persamaan di atas berlaku untuk x menuju 0 tentunya.

Dengan cara yang sama kita akan memperoleh rumus dasar limit trigonometri

sin x = x
tan x = x

untuk x menuju 0.

Beberapa variasi lebih lanjut akan memperkenalkan bentuk cos x, yaitu untuk x menuju 0:

1 – cos x = ???

Dengan identitas trigonometri, kita ubah

cos x = 1 – 2 (sin (1/2) x)^2

Agak rumit ya….?

Jangan kuatir, mari kita gunakan identitas sin x = x, maka

cos x = 1 – 2. (1/4) x^2
= 1 – (1/2) x^2

Jadi kita peroleh:

1 – cos x = 1 – (1 – (1/2) x ^2)

= \frac {1}{2} x^2

Bagaimana contoh soal latihannya?

Bersambung….
Salam hangat….

→ Tinggalkan KomentarKategori: APIQ · inovasi pembelajaran matematika
Ditandai: , ,

Berbagi

November 27, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Memberi yang terbaik
Berbagi untuk sesama
Menolong yang merana

Itulah amal baik
Sedekah dengan ikhlas

Memberikan apa yang diri sendiri sangat membutuhkan
Tidak memiliki lagi gantinya

Itulah berkurban

→ Tinggalkan KomentarKategori: Inspirasi
Ditandai: , ,

Permainan Matematika Kreatif Abadi dari APIQ

November 26, 2009 · 2 Tanggapan

Paman APIQ memiliki beragam mainan kreatif. Berikut ini adalah beberapa permainan kreatif matematika yang bersifat abadi, dapat dimainkan kapan saja meski sudah pernah.

1. Tepuk matematika; khususnya tepuk kelipatan, prima, dan kompo.
2. Kamil; eKamil, Kamil Kamil, Ular angka
3. Kombi Milenium
4. Super Marble
5. Super Mutiara Milenium
6. Kelipatan Yes
7. 24an 36an
8. Kamil Pangeran Aritmetika
9. Dll…

Ayo terus berkreasi…!

Salam hangat…

→ 2 CommentsKategori: APIQ
Ditandai: , , ,

Lagi, Menghitung Cepat Persen dan Pembagian

November 25, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Agak terlambat makan siang nih…
Sambil nunggu, ngeblog aja ah…

Salah satu teman kita tanya,
“Mengapa 1% dari 9500 adalah 95?”

Dalam sistem bilangan desimal seperti yang kita pakai, maka sangat mudah menghitung pembagian dengan 10 atau pangkatnya. Begitu juga sangat mudah berhitung perkalian dengan 10 atau pangkatnya.

95 x 10 = … = 950
72 x 10 = … = 720
34 x 100 = … = 3400
65 x 100 = … = 6500
21 x 1000 = … = 21000
26 x 1000 = …
54 x 1000 = …

Pembagian juga mudah lho…

120 : 10 = 12
340 : 10 = 34

212 : 10 = 21,2
234 : 10 = 23,4
456 : 10 = ….
567 : 10 = ….

123 : 100 = 1,23
231 : 100 = 2,31
212 : 100 = …..
234 : 100 = ….

Hitungan persen sama maknanya dengan per 100 atau pembagian dengan 100.

100% = 100/100 = 1
50% = 50/100 = 0,5
10% = 10/100 = 0,1
1% = 1/100 = 0,01

Diketahui harga: 25000
10% nya = 25000/10 = 2500
1% nya = 25000/100 = 250
0,5% nya = 0,5 x 250 = 125
1,5% nya = 250 + 125 = 375

Diketahui harga: 9500

1% nya = 9500/100 = … = 95
0,5% = 0,5 x 95 = 47,5

1,5% = 95 + 47,5 = ….

Bagaimana menurut anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

→ Tinggalkan KomentarKategori: APIQ
Ditandai: , , , ,

Latihan Berhitung Cepat Limit

November 24, 2009 · 1 Tanggapan

Semakin banyak berlatih akan semakin mahir. Tahap demi tahap, Paman APIQ menyiapkan berbagai macam latihan untuk Al, Geo, Meti.

Untuk latihan berhitung cepat limit, Paman APIQ menyusun beberapa pendekatan: pengenalan (0/0) dan pengenalan (~/~).

1.
\lim_{x \to 5}\frac{x^2 - 2x - 15}{x - 5}

Jawab:

Langkah pertama dari penyelesaian limit adalah substitusikan, nilai x = 5. Maka kita peroleh:

\frac{5^2 -2.5 - 15}{5 - 5}
= 0/0

Bentuk 0/0 adalah bentuk tak tentu. Karena itu kita perlu memanfaatkan limit untuk menentukan nilai dari bentuk tak tentu tersebut.

Langkah kedua, adalah menghilangkan pembuat 0/0.

Dalam contoh kita, tampak jelas pembuat 0/0 adalah adanya (x – 5).

Jadi kita harus mengubah bentuk di atas menjadi :

\frac{f(x).(x - 5)}{x - 5}

Untungnya tugas tersebut tidak terlalu sulitkan?

Kita memperoleh:

\frac{(x + 3)(x - 5)}{x - 5}

= x + 3.

Langkah ketiga, substitusikan lagi x = 5. Maka kita peroleh:

x + 3 = 5 + 3 = 8 (Selesai)

Bolehkan kita menggunakan dalil L’Hospital?

Tentu boleh! Mengapa?

Karena bentuk 0/0.

\lim_{x \to 5}\frac{x^2 - 2x - 15}{x - 5}

Turunkan pembilang dan penyebutnya, kita peroleh:

\frac{2x - 2}{1}
= 2.5 – 2 = 8 (Selesai).

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)
*bersambung

→ 1 CommentKategori: APIQ · inovasi pembelajaran matematika
Ditandai: , , , , ,

Plus Milenium: Permainan Matematika Kreatif APIQ Bilangan Negatif

November 24, 2009 · 2 Tanggapan

Petualangan Al, Geo, Meti memang selalu menjadi inspirasi bagi Paman APIQ. Ketika mereka asyik bermain mutiara milenium maka lahirlah ide-ide inovatif lanjutan.

1. Istilah positif negatif cukup merepotkan
Beberapa kali Al, Geo, Meti kesulitan menyebut suatu bilangan sebagai positif atau negatif. Tetapi Al, Geo, Meti sangat mudah menyebut plus atau min.

2. Mutiara milenium sangat powerful
Al, Geo, Meti menikmati petualangan bilangan negatif dengan mutiara milenium. Mereka sama sekali tidak merasa terbebani. Bahkan bagi mereka, mutiara milenium adalah permainan yang mempesona. Mutiara milenium dapat kita gunakan untuk penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian bilangan positif atau negatif.

3. Plus milenium melengkapi mutiara milenium
Khususnya untuk konsep perkalian bilangan negatif kali bilangan negatif, Plus Milenium sangat berguna. Bagaimana kita menjelaskan bahwa negatif kali negatif adalah positif, cukup mainkan plus milenium. Mudah, sederhana, dan asyik.

Kombinasi mutiara milenium dan plus milenium menjadi terobosan kreatif inovatif pembelajaran konsep dan operasi bilangan negatif.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

→ 2 CommentsKategori: APIQ
Ditandai: , , , , ,